Meulaboh (ANTARA Aceh) - Wakil Bupati Aceh Barat, Rachmad Fitri, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada 406 orang tenaga honorer Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh.

"Penyerahan kartu kepesertaan honorer RSU Cut Nyak Dhien ini sebagai percontohan bagi instansi-instansi lainnya di Aceh Barat, dalam memberikan  perlindungan bagi tenaga kerja honorer di bawah lingkup dinasnya,"katanya di Meulaboh, Senin.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan saat penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan itu dijelaskan, upaya demikian sebagai bentuk peningkatan kepedulian pemberi kerja sehingga akan semakin meningkatkan loyalitas pekerja, khusunya honorer.

Kata Rachmad, upaya meningkatkan hak dan kesejahteraan pada pekerja itu, untuk tahap awal mengikuti program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM), ke depan akan ditingkatkan untuk program jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

Dia menjelaskan, terhadap risiko kecelakaan kerja melekat pada kondisi pekerjaan itu sendiri, baik disektor industri, sektor jasa maupun disektor bidang kesehatan, karena itu pekerja membutuhkan jaminan kecelakaan kerja (JKK).

"Mulai dari berangkat bekerja dari rumah, kemudian bekerja dan kembali lagi ke rumah memiliki risiko kerja. Di sinilah kita dilindungi oleh jaminan kecelakaan kerja. Selain pertangunggan biaya berobat perawatan sampai sembuh,"imbuhnya.

Kemudian, tenaga kerja juga akan diberi santunan, baik semasa dirawat maupun jika terjadi risiko kecataan ataupun sampai meninggal dunua, karenanya semua komponen pekerja formal maupun informal wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta UU Nomor 24 Tahun 12011 tentang BPJS, karena itu Pemkab Aceh Barat akan terus mendorong suksesnya pelaksanaan itu.

Wabub yang akrap disapa Haji Nanda ini menuturkan, pihak BPJS Ketenagakerjaan juga diharapkan meningkatkan sosialisasi kepada seluruh komponen pekerja yang ada di Kabupaten Aceh Barat, dengan berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Dengan demikian, tujuan keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi jembatan untuk kesejaheraan pekerja di Indonesia bisa tercapai, Pemkab Aceh Barat sangat mendukung dan mendorong terwujudnya cita-cita tersebut,"katanya menambahkan.




Pewarta: Anwar
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026