• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News aceh
Minggu, 4 Januari 2026
Antara News aceh
Antara News aceh
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      BNPB: Korban meninggal bencana Sumatera 1.177 orang per 4 Januari

      2 jam lalu

      Polisi tangkap ayah culik anak kandung sendiri

      Polisi tangkap ayah culik anak kandung sendiri

      3 jam lalu

      Ini yang dilakukan Mendagri percepat pemulihan layanan pascabencana

      Ini yang dilakukan Mendagri percepat pemulihan layanan pascabencana

      3 Januari 2026 13:06

      Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      1 Januari 2026 16:42

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      1 Januari 2026 16:37

  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Tengah
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
    • Lainnya
    • Aceh Tenggara
    • Kab. Aceh Singkil
    • DPRA
    • Kota Sabang
    • Kota Subulussalam
    • Kota Langsa
    • Kab. Abdya
    • Kab Nagan Raya
    • Pemerintah Aceh
    • Kabupaten Aceh Tamiang
    • Kabupaten Bener Meriah
    • Gayo Lues
    • Kabupaten Pidie
    • Pemkab Bener Meriah
    • Pemkab Simuelu
    • Teknologi
      • Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        11 Desember 2025 21:34

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        5 Desember 2025 19:20

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        3 Desember 2025 18:48

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        2 Desember 2025 19:11

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        1 Desember 2025 15:08

    • Hiburan
      • Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        25 Desember 2025 15:30

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        22 Desember 2025 10:07

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        13 Desember 2025 15:02

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        11 Desember 2025 21:26

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        5 Desember 2025 23:48

    • Sport
      • PSSI salurkan bantuan untuk insan sepak bola terdampak bencana

        PSSI salurkan bantuan untuk insan sepak bola terdampak bencana

        1 Januari 2026 20:30

        Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi  poin dengan Wolverhampton

        Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi poin dengan Wolverhampton

        31 Desember 2025 07:33

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        27 Desember 2025 09:40

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        26 Desember 2025 08:58

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        25 November 2025 07:32

    • Ekonomi
      • Angkutan bantuan dan relawan dominasi kunjungan ke Aceh

        Angkutan bantuan dan relawan dominasi kunjungan ke Aceh

        2 Januari 2026 17:46

        Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        31 Desember 2025 14:18

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        31 Desember 2025 07:29

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        30 Desember 2025 20:05

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        29 Desember 2025 13:06

    • Kesehatan
      • Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        29 Desember 2025 09:23

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        22 Desember 2025 18:39

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        20 Desember 2025 12:46

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        19 Desember 2025 19:57

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        19 Desember 2025 17:15

    • Politik
      • Sebanyak 81 WNA dideportasi dari Aceh

        Sebanyak 81 WNA dideportasi dari Aceh

        2 Januari 2026 18:09

        Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        31 Desember 2025 18:52

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        26 Desember 2025 12:16

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        24 Desember 2025 14:05

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        24 Desember 2025 14:01

    • Dunia
      • Spanyol tolak intervensi yang langgar hukum internasional di Venezuela

        Spanyol tolak intervensi yang langgar hukum internasional di Venezuela

        3 jam lalu

        Ini Posko yang dibuka RSPPN dan TNI di Aceh Tamiang

        Ini Posko yang dibuka RSPPN dan TNI di Aceh Tamiang

        6 jam lalu

        AS kini kendalikan masa depan Venezuela

        AS kini kendalikan masa depan Venezuela

        6 jam lalu

        Basarnas evakuasi 17 warga terjebak banjir

        Basarnas evakuasi 17 warga terjebak banjir

        3 Januari 2026 13:08

        PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        1 Januari 2026 12:14

    • Artikel
        • Opini
        • Buku
        • Sosok
        • Religi
        • Komentar
        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        19 Desember 2025 18:06

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        18 Desember 2025 01:45

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        9 Desember 2025 20:10

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        3 Desember 2025 18:44

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        11 Agustus 2024 15:21

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        10 Juni 2022 14:40

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        19 September 2020 15:30

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        6 Agustus 2020 19:11

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        15 Juli 2025 21:18

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        21 April 2025 17:54

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        18 Februari 2025 10:30

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        4 Januari 2025 11:33

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        19 Maret 2025 14:21

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        3 Mei 2022 11:30

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        28 April 2022 18:42

        Menjemput Lailatul Qadar

        Menjemput Lailatul Qadar

        28 April 2022 09:30

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        6 Maret 2025 10:18

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        31 Maret 2023 11:39

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        27 Maret 2023 12:33

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        27 Juli 2022 13:40

    • Foto
      • FOTO - Banjir Aceh Timur

        FOTO - Banjir Aceh Timur

        Senin, 1 Desember 2025 10:07

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        Kamis, 20 November 2025 18:31

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        Rabu, 5 November 2025 21:25

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        Senin, 3 November 2025 17:19

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        Senin, 3 November 2025 13:15

    • Video
      • Siswa di Pidie Jaya terima perlengkapan sekolah bantuan dari Presiden

        Siswa di Pidie Jaya terima perlengkapan sekolah bantuan dari Presiden

        Minggu, 4 Januari 2026 16:36

        Genjot perbaikan jembatan Burni Bius, libatkan 30 prajurit TNI

        Genjot perbaikan jembatan Burni Bius, libatkan 30 prajurit TNI

        Sabtu, 3 Januari 2026 23:05

        Mesin air bersih Kemhan segarkan dahaga pengungsi di Aceh Tengah

        Mesin air bersih Kemhan segarkan dahaga pengungsi di Aceh Tengah

        Jumat, 2 Januari 2026 23:50

        Sebulan pascabanjir, jembatan Burlah di Aceh Tengah siap dibangun lagi

        Sebulan pascabanjir, jembatan Burlah di Aceh Tengah siap dibangun lagi

        Jumat, 2 Januari 2026 23:02

        Gunakan sling, TNI bantu penyeberangan warga terisolir di Aceh Tengah

        Gunakan sling, TNI bantu penyeberangan warga terisolir di Aceh Tengah

        Jumat, 2 Januari 2026 21:35

    Empat pulau kembali dengan damai ke pangkuan Aceh

    Oleh Rahmat Fajri Kamis, 19 Juni 2025 18:13 WIB

    Empat pulau kembali dengan damai ke pangkuan Aceh

    Tangkapan layar google map: Kawasan empat pulau yang sedang menjadi polemik antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Sumatera Utara yang kini sudah sah kembali jadi milik Aceh, Kamis (12/6/2025) (ANTARA/Rahmat Fajri)

    Banda Aceh (ANTARA) - Dalam sepekan terakhir, isu empat pulau begitu hangat diperbincangkan masyarakat Aceh, tepatnya setelah Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution berkunjung ke Pendopo Meuligoe Gubernur Aceh pada Rabu, 4 Juni 2025 itu.

    Bobby yang datang bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bertemu Gubernut Aceh Muzakir Manaf atau Mualem untuk membahas tentang pengalihan empat pulau (Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek), dari bagian Kabupaten Aceh Singkil, menjadi bagian dari KaupatenTapanuli Tengah, Sumut, berdasarkan Kepmendagri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 dan ditetapkan pada 25 April 2025.

    Keputusan Mendagri menuai penolakan dari pihak Aceh, karena Aceh mempunyai keyakinan dengan bukti yang kuat bahwa empat pulau tersebut milik tanah rencong, dan harus dikembalikan.

    Setelah itu, suara-suara dari seluruh elemen di Aceh mulai diteriakkan, baik itu dari masyarakat sipil, anggota DPR/DPD RI hingga Pemerintah Aceh sendiri bertekad untuk mengembalikan empat pulau ke pangkuan Serambi Mekkah.

    Surat kesepakatan bersama antara Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumatera Utara tentang status kepemilikan empat pulau di wilayah Aceh Singkil, di Jakarta, Selasa (17/6/2025) (ANTARA/HO)

    Baca juga: Wali Nanggroe: Keputusan Presiden bentuk penghormatan terhadap Aceh

    Mualem menjadikan masalah pengembalian empat pulau ini sebagai prioritas, karena Aceh berkewajiban mempertahankan hak-haknya.

    Jumat malam, 13 Juni 2025, mantan Panglima GAM itu mengumpulkan anggota DPR Aceh, Forum Bersama (Forbes) DPR/DPD RI asal Aceh, ulama, akademisi serta stakeholder lainnya untuk membahas dan menentukan sikap atas sengketa empat pulau itu.

    Rapat tersebut akhirnya menghasilkan surat keberatan atas Keputusan Mendagri yang mengalihkan empat pulau Aceh ke Sumatera Utara. Surat protes dilayangkan, serta dibarengi langkah advokasi bersama untuk pengembalian pulau tersebut.

    Mualem menegaskan, ada tiga langkah yang ditempuh untuk menyelesaikan sengketa pulau itu, pertama secara kekeluargaan, lalu administratif dan politis. "Pada intinya, Kemendagri harus mengembalikan empat pulau itu untuk Aceh" ujarnya.

    Selain itu, kesepakatan rapat itu juga memutuskan bahwa Aceh tidak bakal membawa masalah empat pulau tersebut ke ranah pengadilan dalam hal ini PTUN (pengadilan tata usaha negara).

    Langkah hukum dinilai tidak diperlukan karena empat pulau itu berdasarkan nilai historis, kependudukan, bangunan, hingga aktivitas masyarakat di sana menunjukkan kepemilikan Aceh yang kuat.

    "Poinnya (surat keberatan) itu, pertama hak kita, bukti dan data hak kita, kemudian secara historis hak kita. Secara penduduk kita, secara geografis hak kita, saya rasa seperti itu, itu saja kita pertahankan," tegas Mualem.

    Salah satu bukti kuat yang dimiliki Aceh atas kepemilikan empat pulau itu adalah surat kesepakatan bersama antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara tahun 1992 yang menentukan status kepemilikan empat pulau itu.

    Kesepakatan bersama 1992 tersebut, ditandatangani oleh Gubernur Aceh Ibrahim Hasan dengan Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Siregar, dan disaksikan langsung oleh Mendagri Rudini. Kemudian, bukti tersebut menjadi pertimbangan Presiden dan Mendagri untuk pengembalian empat pulau tersebut ke Aceh.

    Baca juga: Gubernur Aceh harap polemik 4 pulau usai, Mualem: tak ada yang dirugikan

    Perdamaian

    Polemik empat pulau ini menjadi ujian bagi perdamaian Aceh. Pasalnya, permasalahan batas wilayah Aceh juga tertuang dalam perjanjian damai antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki pada 2005 silam.

    Inisiator Perdamaian Pemerintah RI-GAM, yang juga mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, M Jusuf Kalla menyatakan bahwa secara historis empat pulau tersebut milik Aceh. Hal ini, dikuatkan adanya kesepakatan perundingan damai atau MoU Helsinki.

    Pada perundingan tersebut disepakati bahwa perbatasan Aceh merujuk pada perbatasan yang dicantumkan dalam UU Nomor 24 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Provinsi Aceh dan Perubahan Peraturan Pembentukan Provinsi Sumatera Utara yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

    "Ada di Pasal 1.1.4 yang berbunyi perbatasan Aceh, merujuk pada perbatasan 1 Juli tahun 1956. Jadi, pembicaraan atau kesepakatan Helsinki itu merujuk ke situ," ujarnya.

    Setelah Presiden mengembalikan empat pulau ke Aceh, Jusuf Kalla berharap polemik ini menjadi pembelajaran bersama.

    "Apabila ingin membuat keputusan atau apa saja yang berhubungan dengan Aceh, harus sepengetahuan dan konsultasi serta persetujuan dengan Pemerintah Aceh, tetapi ini tidak dilakukan," kata Jusuf Kalla.

    Ketua Mualimin Aceh sekaligus Wakil Ketua GAM Pusat, Darwis Jeunib menegaskan empat pulau tersebut milik Aceh dari zaman dahulu sesuai kesepakatan damai.

    Ia menegaskan, empat pulau itu menjadi harga mati bagi bangsa Aceh. Pemerintah Pusat diminta komit dalam menjalankan semua amanat perjanjian damai MoU Helsinki 2005.

    Baca juga: Santri di Aceh Barat gelar doa bersama pertahankan empat pulau milik Aceh

    Pulau kembali

    Polemik empat pulau ini berakhir setelah Presiden RI Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memutuskan status empat pulau itu kembali masuk dalam wilayah administratif Provinsi Aceh.

    Pegangan kuat dalam penetapan ini adalah temuan dokumen penting yaitu kesepakatan batas wilayah antara Aceh dan Sumut yang tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 111 Tahun 1992, ditandatangani pada 24 November 1992.

    "Dokumen ini sangat penting karena berbentuk asli, bukan fotokopi. Dalam konteks hukum, dokumen asli memiliki kekuatan pembuktian yang jauh lebih kuat dibanding salinan," kata Mendagri Tito Karnavian.

    Dokumen ini menunjukkan adanya pengakuan yang menguatkan bahwa kesepakatan antara Gubernur Aceh Ibrahim Hasan, dan Gubernur Sumut Raja Inal Siregar yang disaksikan Mendagri saat itu, Rudini, benar sah adanya.

    Dokumen tersebut juga merujuk pada Peta Topografi TNI AD tahun 1978, yang secara eksplisit menunjukkan bahwa keempat pulau berada di luar wilayah Sumatera Utara dan masuk dalam batas administratif Aceh.

    Atas dasar itu, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa empat pulau yang selama ini menjadi sengketa antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara yakni Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, secara administratif kembali masuk ke dalam wilayah Aceh.

    Keputusan Presiden ini disambut positif oleh semua pihak di Aceh mulai dari akademisi, eks pentolan GAM hingga Wali Nanggroe Aceh, dan ini dinilai sebagai bentuk penghormatan, cinta Presiden Prabowo terhadap tanah rencong.

    Eks Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

    "Kami dari pihak GAM, terima kasih banyak kepada bapak Presiden yang sudah memutuskan bahwa empat pulau itu memang milik Aceh," kata Ketua Mualimin Aceh sekaligus Wakil Panglima GAM Pusat, Darwis Jeunib.

    Menurutnya, keputusan yang mengembalikan status empat pulau kembali ke Aceh tersebut dinilai karena Presiden Prabowo Subianto mengetahui bagaimana sejarah Aceh.

    "Tiga kali saya ucapkan terima kasih banyak, bapak Presiden memang luar biasa, Pak Presiden tahu sejarah Aceh," tegas Darwis Jeunib.

    Baca juga: Aceh garap semua potensi di empat pulau yang baru dikembalikan

    Pengelolaan

    Momentum pengembalian empat pulau ke Aceh ini jangan hanya sekedar menjadi pertanda kepemilikan wilayah saja, tetapi harus menjadi pelajaran agar segera dibuat sebuah regulasi sebagai payung hukum di masa mendatang, baik terhadap pulau bersengketa itu maupun wilayah lainnya di Aceh.

    Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Aceh menyarankan kepada DPR Aceh dan Pemerintah Aceh untuk membentuk Qanun (peraturan daerah) Aceh tentang Perlindungan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Aceh.

    "Saya kira sudah saatnya kita membutuhkan payung hukum yang kuat bagi Aceh untuk melindungi dan mengelola pulau-pulau kecil yang masuk dalam wilayah Aceh," kata Ketua ICMI Aceh, Taqwaddin Husin.

    Dia mengajak semua pihak menjadikan momentum ini sebagai pembelajaran agar kedepannya benar-benar fokus dan serius mengelola pesisir serta pulau-pulau kecil.

    Kedepan, Pemerintah Aceh perlu memikirkan peningkatan frekuensi transportasi udara sebagai konektivitas ke kawasan tersebut, mengingat, akses ke sana cukup jauh dari ibu kota provinsi Aceh.

    Terkait dengan keberadaan pulau-pulau kecil yang dimiliki Aceh, Taqwaddin mengingatkan bahwa pulau-pulau itu harus segera dikelola. Pengelolaan tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi, bisa juga dengan melakukan upaya konservasi untuk pengelolaan aneka ragam binatang dan tumbuhan di pulau-pulau kecil itu.

    "Apalagi, di wilayah tersebut sebelumnya pernah diisi penyu-penyu biru berukuran satu meter. Juga ada tumbuhan akar bahar. Tapi apakah sekarang masih ada?" ujar Taqwaddin.

    Hal senada juga disampaikan anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma berharap Pemerintah Aceh segera mengambil langkah cepat untuk mengelola pulau-pulau tersebut secara maksimal, dan harus segera diisi dengan pembangunan yang bisa mendatangkan berksh ekonomi bagi warga lokal.

    "Pemerintah Aceh harus hadir, membangun, dan menunjukkan bahwa pulau-pulau ini tidak dibiarkan kosong. Harus ada kegiatan nyata, pembangunan, dan pengelolaan agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," kata Sudirman.

    Baca juga: Ruslan Daud: Keputusan Presiden kembalikan empat pulau ke Aceh sangat tepat

    Kearifan Presiden

    Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman menilai keputusan Presiden yang mengembalikan status empat pulau tersebut sebagai bentuk nyata kearifan dan keberpihakan terhadap sejarah, identitas, dan hak-hak masyarakat Aceh.

    "Karena, di sana terdapat makam tua, pelabuhan tradisional, dan jalur ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat pesisir Aceh. Artinya, bukan sekadar soal wilayah, tapi tentang identitas dan keberlangsungan hidup masyarakat lokal," katanya.

    Maka dari itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus mengawal keberadaan pulau-pulau itu, agar tak sekadar diakui secara administratif, tetapi juga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Mujiburrahman mendorong adanya pelibatan aktif perguruan tinggi dalam riset, pemetaan potensi wilayah, serta penguatan kapasitas masyarakat lokal di kawasan kepulauan tersebut.

    Keputusan Presiden Prabowo bisa menjadi pijakan baru untuk mempercepat pembangunan kawasan pesisir dan memperkuat kembali relasi Aceh dengan Pemerintah Pusat.

    “Jangan sampai pulau-pulau itu hanya tinggal di peta, tapi seluruh hasilnya dibawa ke luar Aceh. Kita harus pastikan bahwa kedaulatan atas wilayah ini bermakna bagi kesejahteraan rakyat,” harap Prof Mujiburrahman.

    Polemik empat pulau ini menjadi ujian bagi semua pihak terutama di Aceh dalam menjaga dan merawat perdamaian Aceh yang telah berlangsung 20 tahun lamanya.

    Keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto yang mengembalikan empat pulau ke Aceh telah menghentikan narasi-narasi negatif hingga berbau provokatif akan keretakan perdamaian.

    Editor : Febrianto Budi Anggoro
    COPYRIGHT © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Tim SAR cari petani hilang usai diserang buaya di Aceh Timur

    Tim SAR cari petani hilang usai diserang buaya di Aceh Timur

    2 jam lalu

    TNI bersihkan sekolah di Pidie-Aceh Tamiang dari timbunan lumpur

    TNI bersihkan sekolah di Pidie-Aceh Tamiang dari timbunan lumpur

    3 jam lalu

    Polres Pidie Jaya bersihkan fasilitas pendidikan pascabanjir

    Polres Pidie Jaya bersihkan fasilitas pendidikan pascabanjir

    3 jam lalu

    Ditpolairud bersihkan sekolah terdampak banjir di Aceh Tamiang

    Ditpolairud bersihkan sekolah terdampak banjir di Aceh Tamiang

    3 jam lalu

    Pemkab Aceh Timur percepat pembangunan huntara korban banjir

    Pemkab Aceh Timur percepat pembangunan huntara korban banjir

    3 jam lalu

    Destinasi wisata sungai di Aceh Timur jadi lautan pasir akibat banjir

    Destinasi wisata sungai di Aceh Timur jadi lautan pasir akibat banjir

    3 jam lalu

    KONI Aceh Tamiang salurkan bantuan ke pengurus dan pengungsi

    KONI Aceh Tamiang salurkan bantuan ke pengurus dan pengungsi

    3 jam lalu

    Ini Posko yang dibuka RSPPN dan TNI di Aceh Tamiang

    Ini Posko yang dibuka RSPPN dan TNI di Aceh Tamiang

    6 jam lalu

    Terpopuler

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

    Polres Nagan Raya tahan truk diduga angkut BBM ilegal

    Polres Nagan Raya tahan truk diduga angkut BBM ilegal

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Motif pembunuhan di Aceh Timur terungkap, pelaku sakit hati

    Motif pembunuhan di Aceh Timur terungkap, pelaku sakit hati

    Top News

    • Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      1 Januari 2026 11:16

    • Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      31 Desember 2025 11:14

    • Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

      Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

      29 Desember 2025 09:33

    • 11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      25 Desember 2025 19:18

    • Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      25 Desember 2025 19:17

    Antara News aceh
    aceh.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Daerah
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Sport
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Politik
    • Dunia
    • Artikel
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA