Selain itu, empat jurnal kampus tersebut masuk kategori Q1 Scimago Journal Rank (SJR). Jurnal El-Usrah bahkan dinobatkan sebagai yang terbaik di Asia untuk bidang antropologi.
Lebih lanjut, Romo Syafi'i menekankan perhatian Presiden Prabowo terhadap dunia pendidikan melalui sejumlah program, mulai dari Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, makan bergizi gratis, hingga peningkatan kesejahteraan guru dan dosen.
Ia mengajak mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk aktif mengambil peran dalam mewujudkan visi Asta Cita.
“Jadikan studi Anda bukan sekadar kewajiban, tapi sarana menjawab tantangan bangsa. Saya berharap UIN Ar-Raniry melahirkan generasi hebat, berkarakter, dan inovatif,” kata Romo Syafi'i.
Baca: Lima mahasiswa UIN Ar-Raniry terpilih program iDegree Open Class Korea Selatan
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman menyebut kunjungan Wamenag bertepatan dengan momentum milad ke-62 kampus tersebut pada 5 Oktober mendatang.
Menurutnya, UIN Ar-Raniry telah mencatat sejumlah capaian, mulai dari akreditasi Unggul, 54 guru besar, hingga lima jurnal bereputasi internasional.
Ia mengatakan kampus tersebut uga tengah menyiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran serta pembangunan Laboratorium Halal, Sains, dan Teknologi melalui skema SBSN pada 2026.
“Alhamdulillah, UIN Ar-Raniry sudah masuk dalam RPJMN 2025–2029 untuk pengembangan World Class University. Dukungan penuh pemerintah menjadi peluang besar bagi kami untuk terus melangkah maju,” demikian Mujiburrahman.
Baca: Rektor: Perdamaian harus jadi ideologi generasi muda Aceh
