Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda membangun sumur bor di lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.
Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Kamis, mengatakan sumur bor tersebut untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
"Sumur bor sebagai sumber air bersih tersebut dibangun di lokasi huntara di Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah," kata Ahmad Fauzi.
Ia mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, Pembangunan sumur bor dengan mesin air portabel merupakan dukungan TNI dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
Baca juga: Mendikdasmen: 53 sekolah di Aceh Tengah dan Bener Meriah selesai direvitalisasi
Menurut dia, pembangunan sumur bor bukan semata-mata menjalankan tugas fisik, melainkan juga misi kemanusiaan yang bertujuan memberikan sumber kehidupan layak bagi masyarakat terdampak bencana.
"Dengan adanya sumur bor tersebut, masyarakat terdampak bencana yang berada di lokasi pengungsian mendapatkan air bersih. Air bersih merupakan kebutuhan vital yang menjadi prioritas TNI pascabencana," kata Ahmad Fauzi.
Perwira menengah TNI AD itu mengharapkan setelah pembangunan selesai, sumur bor tersebut dapat dijaga dan dirawat, sehingga menjadi sumber air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia mengatakan kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bentuk nyata komitmen dan pengabdian prajurit dalam membantu pemulihan kondisi sosial dan kemanusiaan pascabencana.
"Kehadiran Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda ini merupakan komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat terdampak bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana," kata Ahmad Fauzi.
Baca juga: Personel Polri bersihkan meunasah terdampak bencana di Bener Meriah
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026