Banda Aceh (ANTARA) - Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina (Yonzipur 5/ABW) yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam merampungkan pembangunan jembatan bailey di Desa Kubu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Penerangan Kodam Iskandar Muda dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Selasa, menyatakan saat ini, pengerjaan pembangunan jembatan berupa persiapan dan pelaksanaan uji kelayakan teknis guna memastikan jembatan benar-benar aman dan layak digunakan oleh masyarakat.
Meski secara fisik jembatan telah hampir rampung, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam TNI tidak ingin terburu-buru dalam menyatakan pekerjaan selesai. Kini, penyelesaian pekerjaan tinggal persiapan dan uji kelayakan teknis, tulis Penerangan Kodam Iskandar Muda.
Penerangan Kodam Iskandar Muda menyatakan prajurit TNI terus menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan melalui percepatan pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
Infrastruktur tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
Pembangunan jembatan bailey merupakan langkah strategis dalam memulihkan konektivitas wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana alam. Kondisi tersebut sempat menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik dan hasil pertanian, sehingga berdampak pada aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.
Penerangan Kodam Iskandar Muda menyatakan dengan kerja keras dan semangat pengabdian, prajurit Yonzipur 5/ABW secara intensif melaksanakan setiap tahapan pekerjaan. Seluruh proses dilakukan secara cermat dan terukur, dengan tetap mengedepankan standar teknis konstruksi serta faktor keselamatan.
Adapun dua langkah akhir sebelum pengoperasian jembatan yakni uji beban dan uji defleksi. Uji beban bertujuan untuk mengetahui kemampuan maksimal jembatan dalam menahan beban kendaraan sesuai dengan kapasitas perencanaan.
Sementara itu, uji defleksi dilakukan untuk mengukur tingkat lendutan atau kelenturan struktur saat menerima beban, sehingga dapat dipastikan bahwa struktur jembatan tidak melampaui batas toleransi keamanan yang telah ditetapkan.
Tahapan tersebut merupakan bagian dari prosedur kontrol kualitas. Pengujian menjadi indikator utama dalam memastikan kualitas konstruksi serta menjamin keamanan jangka panjang bagi masyarakat Desa Kubu yang akan melintasi jembatan setiap harinya.
Pembangunan ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya di wilayah terdampak bencana, tulis Penerangan Kodam Iskandar Muda.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026