Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus berupaya memperbanyak program kerja perlindungan dan ramah anak, sebagai upaya meningkatkan kabupaten layak anak dengan predikat nindya pada tahun ini dari Kementerian PPPA
“Kabupaten Aceh Barat saat ini masih berada pada kategori Pratama, sehingga diperlukan kerja ekstra untuk mengejar peningkatan status menuju kategori nindya, minimal level madya,” kata Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil dalam keterangan diterima di Aceh Barat, Jumat.
Menurutnya, untuk bisa naik ke predikat nindya, pemerintah daerah membutuhkan kerja yang lebih optimal, sinergi lintas sektor yang kuat, serta pemenuhan seluruh indikator yang didukung oleh data akurat dan terverifikasi.
Ia mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) sangat menentukan keberhasilan evaluasi KLA. Mulai dari kebijakan dan program yang responsif hak anak, layanan pendidikan dan kesehatan ramah anak, hingga perlindungan dari kekerasan serta penyediaan data terpilah yang valid.
Said menyatakan akan melakukan pengawasan intensif terhadap seluruh proses dan perkembangan kegiatan gugus tugas.
Baca: Pemkab Aceh Barat turunkan angka kemiskinan 15,50 persen di 2025
“Saya akan buka grup WhatsApp untuk memonitor langsung kegiatan ini. Dengan waktu yang sangat singkat, hanya satu bulan lagi, kita harus mencapai hasil maksimal. Saya akan memberi atensi penuh untuk kegiatan ini. Bila ini berhasil maka ini menjadi keberhasilan bersama, namun bila gagal, itu merupakan kegagalan kami,” katanya.
Menurutnya, bila keberhasilan meraih predikat itu disebutnya sebagai bukti bahwa peningkatan status KLA adalah sesuatu yang realistis dan dapat dicapai.
Ia berharap seluruh gugus tugas dapat bekerja lebih fokus, bertanggung jawab, dan memastikan setiap program memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas DP3AKB Aceh Barat, Mulyani mengatakan Kabupaten Aceh Barat hingga kini masih berada pada kategori pratama. Karena itu, penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi antaranggota gugus tugas menjadi kunci utama.
Ia juga memaparkan tahapan penilaian KLA yang meliputi, evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, peninjauan ulang administrasi dan verifikasi.
“Target tahun 2026 ini, Aceh Barat dapat naik kelas ke nindya,” kata Mulyani.
Baca: Aceh Barat segera gelar intervensi pasar turunkan inflasi 6,83 persen
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026