Banda Aceh (ANTARA) - Pelepasan jamaah calon haji (CJH) Aceh Tahun 1447 H/2026 M secara resmi dilakukan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf , dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Jeddah, Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan sebagai bentuk komitmen Imigrasi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang patut disyukuri oleh seluruh jemaah. Ia juga mengingatkan para CJH untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi seluruh aturan selama berada di Tanah Suci.
Baca: Imigrasi Banda Aceh siap beri layanan optimal jamaah calon haji
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Imigrasi Aceh mengambil peran aktif dalam memastikan seluruh proses keimigrasian berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.
Tim dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, di bawah koordinasi Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, T. Ferdian Hadi Mulya, turut hadir langsung di lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap dokumen perjalanan CJH.
Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, tahun ini Aceh memberangkatkan sebanyak 5.500 jemaah, yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter).
Jumlah tersebut terdiri dari 2.174 jemaah laki-laki dan 3.326 jemaah perempuan, dengan sebaran asal daerah yang beragam di seluruh Aceh.
Seluruh proses pemberangkatan dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, dengan jadwal keberangkatan dimulai pada 6 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah mendapatkan layanan terpadu di Asrama Haji Embarkasi Aceh, termasuk pemeriksaan dokumen perjalanan, distribusi paspor, hingga pelayanan administrasi lainnya.
Peran Imigrasi menjadi krusial dalam memastikan keabsahan dan kelengkapan dokumen perjalanan setiap jemaah.
Dengan pengawasan yang ketat serta pelayanan yang humanis, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan berkebutuhan khusus, Kantor Imigrasi Banda Aceh berupaya memberikan pelayanan prima guna mendukung kelancaran ibadah haji.
Baca: Imigrasi Aceh dan Polda Aceh perkuat sinergi pengawasan orang asing
Kakanwil Ditjen Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah strategis serta menurunkan langsung petugas di lapangan guna memastikan seluruh proses keimigrasian berjalan tanpa hambatan.
Kehadiran petugas Imigrasi di embarkasi merupakan bentuk nyata komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi CJH asal Aceh.
Melalui sinergi lintas sektor yang solid, diharapkan seluruh rangkaian proses keberangkatan CJH Aceh tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga para jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh haji yang mabrur.
Baca: Imigrasi buka layanan Eazy Paspor di Bulog Meulaboh, ini manfaatnya
Pewarta: RedaksiEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026