Banda Aceh (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) kembali memperkuat peran sebagai bank syariah global kali ini dengan menghadirkan layanan QR Antar Negara pada mobile banking BYOND by BSI yang sudah bisa digunakan bertransaksi di China.

Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Kamis mengatakan berbagai layanan dan jaringan yang luas untuk menjangkau masyarakat di dalam dan luar negeri menjadi bentuk keseriusan Melayani Sepenuh Hati. Layanan tersebut semakin menambah deretan negara yang juga bisa diakses lewat BYOND yakni China, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Ia menjelaskan komitmen go global menjadi bentuk dukungan Perseroan terkait kerja sama Bank Indonesia dan Bank Sentral China atau "People's Bank of China" (PBOC) bertekad untuk meningkatkan layanan QRIS lintas batas kedua negara yang baru saja dimulai. Bank Indonesia meluncurkan layanan "Quick Response Code Indonesian Standard" atau QRIS lintas negara antara Indonesia dan China pada 30 April 2026. 

Baca juga: BSI error sudah diatasi, aplikasi Byond kembali normal termasuk semua layanan e-channel

Menurut dia lewat kerja sama tersebut, masyarakat Indonesia dapat melakukan transaksi pembayaran menggunakan QRIS saat berada di China, begitu pula sebaliknya bagi warga China yang berkunjung ke Indonesia.

"Komitmen go global menjadi keseriusan kami untuk mendorong kapasitas Bank Syariah Indonesia bisa menembus kancah global. Saat ini kami telah memiliki satu cabang representative di Dubai, memiliki lebih dari 13 jaringan mitra BSI Remmitance di sejumlah negara dan juga bekerjasama dengan jaringan VISA untuk bisa bertransaksi di domestik dan luar negeri", ujarnya. 

Tidak dipungkiri bahwa transformasi digital mampu mempercepat pertumbuhan basis nasabah BSI yang saat ini menembus 23 juta . Angka ini juga didorong dari jumlah pengguna mobile banking BSI mencapai 9.8 juta user dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Hal ini dikarenakan fitur-fitur di mobile banking BSI yang inovatif, komprehensif dan lengkap menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satunya fitur pembayaran QRIS lewat BYOND by BSI.

Hingga Maret 2026, lebih dari 600 ribu QRIS di berbagai merchant usaha. Mulai dari usaha makanan dan minuman, fesyen, halal industri, sektor rumah sakit, supermarket maupun segmen lainnya dan untuk layanan QR Antar Negara juga diminati masyarakat dengan total transaksi lebih dari sekitar Rp3,4 miliar per bulannya.

Muharto mengatakan "Preference masyarakat terus bergeser menjadi digital minded. Salah satunya bertransaksi dengan mudah lewat aplikasi digital pembayaran lewat QRIS. Untuk itu, sejalan dengan langkah Pemerintah memperluas jaringan transaksi QRIS di sejumlah negara, BSI telah siap dengan QR Antar Negara salah satunya di China". 

Melalui fitur QR Antar Negara, masyarakat Indonesia bisa melakukan pembayaran di China menggunakan BYOND by BSI melalui merchant berlogo UnionPay dan Alipay tanpa repot menukarkan uang valas. Ke depan BSI akan terus memperluas jaringan layanan di dalam dan luar negeri agar bisa menjangkau masyarakat lebih banyak sebagai komitmen nyata Perseroan Melayani Sepenuh Hati.

Baca juga: Proses "upgrade" aplikasi BYOND masih berjalan, BSI mohon nasabah bersabar



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026