Seorang rekan almarhum, Khairurradi di Langsa, Rabu mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Safrizal awalnya menderita sakit lambung dan sempat di rawat di RSU Cut Meutia, Kota Langsa sejak Selasa (9/1).
Kemudian, menjelang malam hari pihak RS Cut Meutia berdasarkan permintaan keluarga merujuk almarhum ke salah satu rumah sakit di Kota Medan. Namun, saat masih dalam perjalan, Safrizal menghembuskan nafas terakhirnya.
"Innalillahi Wainna Ilaihi Raji`un. Saya mendapat kabar dari group whatsapp. Kabarnya meninggal saat perjalanan dirujuk ke Medan," jelas Khairuradi.
Saat ini jenazah sudah disemayamkan di rumah duka, jalan Rambe Komplek BTN Asamera Desa Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Dan direncakan akan dimakamkan hari ini juga di TPU desa setempat.
Semasa hidup, Safrizal sempat bertugas di sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Ia pernah juga bertugas di Bagian Kepegawaian, Badan Kepegawaian Daerah.
Khairurradi menuturkan, sosok almarhum Safrizal sangat bersahaja. "Pak Safrizal ini cukup familiar, bersahaja, tenang dan punya pengalaman mumpuni sebagai birokrat," kenangnya.
Sebagai informasi, almarhum Safrizal meninggalkan seorang isteri dan tiga orang putra-putri.
Pewarta: PutraEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.