Pasukan Muslem M Asyek menjadi juara setelah di final mengalahkan Putra Samahani 4 - 2 lewat adul finalti di lapangan Persika, Keude Bieng, Lhoknga, Sabtu (24/3) sore.
Untuk menentukan juara, kedua tim diadu tendangan finalti setelah dalam pertandingan 2 x 45 menit berakhir imbang 1 - 1 (0 - 0).
Dalam adu finalti tersebut, empat pemain Ipegaul berhasil membobol gawang Putra Samahani yang dijaga Auzan. Sedangkan Putra Samahani hanya dua pemainnya yang mampu menjaringkan gol ke gawang Nanda.
Sementara dua pemain Putra Samahani lainnya sudah lebih dulu gagal melakukan eksikusi, sehingga kedudukan 4 - 2 untuk kemenangan Ipegaul. Walaupun tim Samahani masih menyisakan satu tendangan, namun tidak dilanjutkan lagi.
Ipegaul maju ke final, setelah di semi final mengalahkan Copsir FC 2 -1. Sedangkan Putra Samahani menundukkan Cobra 89 FC 2 - 0.
Turnamen antar klub yang digelar 7 hingga 24 Maret 2018, untuk memperingati hari ulang tahun klub sepakbola Persika Keude Bieng, Lhoknga.
Sebagai juara, Ipegaul mendapat hadiah Rp7,5 juta plus tropi yang diserahkan Ketua Persika, Zainal Abidin. Putra Samhani juara kedua menerima hadiah Rp5,5 juta plus tropi di serahkan perwakilan PT. Lafarge Cement Indonesia, Aidil.
Tim Copsir FC Simpang Rima dan Cobra 89 FC Beutong, Darul Imarah juara tiga bersama, masing-masing mendapat hadiah Rp.3 juta plus tropi diserahkan oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Ansyari Muhammad dan perwakilan dari PT. Gudang Garam.
Pemain terbaik diberikan kepada Firman dari Copsir FC mendapat hadiah Rp500 ribu diserahkan pelatih tim Aceh United, Simon Elissetche. Sedangkan top skor (pencetak gol terbanyak) diraih Hendrayani dari Ipegaul yang mencetak tiga gol, menerima hadiah Rp500 ribu dan tropi diserahkan mantan Sekretaris Umum Asprov PSSI Aceh, TM Khaidir.
Pertandingan final ini, kedua tim tampil saling menyerang sepanjang babak pertama dan kedua. Walau saling serang kedudukan tanpa gol di babak pertama.
Di babak kedua, Rajes dan kawan-kawan melakukan satu serangan cepat yang berhasil membuahkan gol di menit 51, saat laga baru berlangsung lima menit. Gol tersebut hasil tendangan Amna yang membobol gawang Nanda.
Tertinggal 0 - 1, Ipegaul yang dimotori Fafar Mafzul, Anelka dan Isra di barisan depan berusaha menggempur pertahanan tim yang dimanejeri Cek Mun ini. Usaha pemain Ipegaul berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 - 1, setelah Januar mencetak gol menit ke-58.
Permainan cepat dan saling serang terus diperagakan kedua tim tersebut untuk memenangkan pertandingan. Namun kedudukan tidak berubah 1 - 1, hingga usai babak kedua.
Untuk penentuan juara, dilakukan adu tendangan finalti yang dimenangkan Ipegaul 4 - 2, sekaligus tampil sebagai juara.
Ketua panitia Fuad Razali mengungkapkan, Ipegaul sebagai juara akan ditantang tim Aceh United, di Stadion Harapan Bangsa, Senin (25/3) malam.
Pewarta: SudirmanEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.