Kepastian tim Sibreh ini lolos ke final setelah di laga semi final terakhir, menang adu finalti 5 - 4 atas Mata Ie, Montasik di lapangan Carlos Lhoknga, Rabu (25/4) sore.
Laga dua tim unggulan ini harus diselesaikan dengan adu finalti, setelah bermain imbang dengan skor 1 - 1 dalam dua babak. Dengan kemenangan ini, Sinar Sukma menjadi tim terakhir ke final.
Dalam pertandingan ini, para pemain Sinar Sukma maupun Mata Ie memperagakan permainan saling serang dengan tempo sedang.
Sinar Sukma lebih dulu mencetak gol, hasil dari serangan yang dibangun lewat kerjasama yang baik. Gol ini terjadi menit ke-24 hasil tembakan Herman dari jarak jauh.
Ketinggalan 0 - 1, membuat Zaki dan kawan-kawan tersentak, sehingga berusaha menyamakan kedudukan. Usaha yang dilakukan berhasil, setelah Edi Boh Itek melakukan tendangan rebon membobolkan gawang Sinar Sukma yang dijaga Kibo menit ke-70. Skor menjadi 1 - 1.
Skor imbang tersebut, membuat Syahril Wanda dan kawan-kawan meningkatkan tensi dan semangat bermain. Selalu berusaha merancang serangan yang kerap membahayakan gawang Mata Ie yang dijaga Boy.
Usaha para pemain pasukan Bustami ini dalam malakukan serangan tidak bisa menambah gol dan hanya menciptakan sejumlah peluang.
Sebaliknya, tim Montasik yang menurunkan andalanya Andrea, Boy Haqi, Ibrahim di lini tengah dan depan, membalas dengan serangan balik yang merepotkan pertahanan Sinar Sukma.
Namun usaha pasukan Dhanie ini tidak berhasil menambah gol, meski telah bermain maksimal.
Irama permainan dengan serangan silih berganti dilakukan kedua tim ini. Kedudukan akhirnya 1 - 1, bertahan hingga bubar babak kedua.
Untuk menentukan pemenang dilakukan adu finalti, yang akhirnya dimenangkan Sinar Sukma dengan skor 5 - 4.
Pewarta: SudirmanEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.