Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Gelombang pasang yang terjadi di sepanjang bibir pantai di Aceh, menghantam beberapa unit rumah penduduk setempat dan merusak bangunan objek wisata pada kawasan pesisir di Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Aceh Selatan.

Kepala Pelaksana?Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis, mengatakan akibat terjadi?gelombang telah merusak ratusan bangunan yang berdiri kurang dari 100 meter dari bibir pantai.

"Beberapa rumah warga, dan kantin wisata di sekitar pesisir pantai tersapu ombak. Kini dalam kondisi digenangi air laut di Desa?Palak Kerambil dan Desa Ladang,?Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya?pukul 06.00 WIB," terang dia.

Ia melanjutkan,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Daya sedang mendata korban terdampak akibat angin bertiup dengan kecepatan tinggi di perairan pantai barat-selatan di Aceh disertai gelombang berkisar antara 2,5 hingga empat meter.

Sebelumnya sekitar pukul 04.00 WIB dini hari tadi, gelombang pasang menghantam sejumlah rumah penduduk di Desa Lhok Paoh, Kecamatan Sawang, dan Desa Gunung Kerambil, Kecamatan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Gelombang pasang di daerah ini telah memporakporandakan sejumlah rumah, dan bangunan milik warga setempat yang berada di pinggir pantai.

"Ada satu unit bangunan terbuat dari beton dan belum di plaster pada bagian dindingnya jebol akibat hantaman gelombang pasang. Perabotan di rumah ini pun, tampak porak-poranda karena tidak sempat diselamatkan," jelas Dadek.

Prakirawan?BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh, Rahmad Tauladani menyatakan gelombang pasang ini juga diakibatkan terjadinya gerhana bulan.

"Gelombang tinggi ini akibat dari angin kencang, juga diakibatkan dampak gerhana bulan yang akan segera terjadi nanti. Tanggal 28 Juli 2018 dini hari akan terjadi gerhana bulan total, sehingga mempengaruhi gelombang pasang yang terjadi," tuturnya.
 

Pewarta: Muhammad Said
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026