Banda Aceh (Antaranews Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh dapat mengembangkan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur, dalam upaya mengoptimalkan bongkar muat hasil tangkapan nelayan.

"Masih banyak sarana dan prasarana pendukung PPN IDI untuk ditingkatkan sehingga kapal-kapal nelayan akan bongkar langsung di sini bukan lagi ke pelabuhan provinsi tetangga," kata Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama`un di Idi, Kamis.

Di sela-sela peresmian Gedung Pelayanan Satu Atap UPTD PPN Idi Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh yang dihadiri langsung Kepala DKP Aceh, Cut Yusminar, Syahrul menjelaskan sejumlah sarana-prasarana pendukung seperti lokasi pelelangan ikan, lokasi bongkar muat dan jalan serta berbagai fasilitas lain belum menunjukkan sebuah PPN.

Ia menyebutkan PPN Idi merupakan satu-satunya PPN di pantai timur Provinsi Aceh dengan hasil tangkapan ikan nelayan darai daerah setempat mencapai 100 ton per hari.?

"Kita sangat berharap kekurangan yang ada saat ini perlu terus ditingkatkan oleh Pemerintah Aceh melalui DKP sehingga geliat PPN Idi akan semakin meningkat di masa mendatang," katanya.

Seiring peresmian Gedung Pelayanan Satu Atap, pihaknya juga berpesan agar pelayanan yang diberikan dengan penuh keikhlasan dan meminimalisasi pungutan liar (pungli), sehingga masyarakat merasa dilayani.?

"Kita adalah pelayan, sehingga sudah sewajarnya kita melayani masyarakat, khususnya nelayan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kepala UPTD PPN Idi, Ermansyah, Panglima Laot Lhok Kuala Idi, Razali, dan para pengusaha ikan serta tokoh nelayan di daerah setempat.

Pewarta: M Ifdhal
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026