Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu Jul Fitriadi di Blangpidie, Sabtu mengatakan, mayat yang ditemukan warga sekira pukul 17.00 Wib tersebut bernama M Thaib Ginting (64).
Menurut keterangan, mayat M Thaib Ginting pertama sekali ditemukan oleh Aminah (40) warga Desa Lhok Gayo, Babahrot.
Baca juga: Tiga hari menghilang, warga Aceh Barat ditemukan membusuk di laut
Saat itu, Aminah sedang menuju kebunnya, tiba-tiba wanita itu melihat M Thaib Ginting tergeletak dengan posisi terlentang dibawah pohon kakao di kebun milik korban sendiri.
Setelah itu, saksi juga melihat adanya darah yang mengalir di bagian dahi korban. Selanjutnya, Aminah langsung meminta bantuan warga sekitar untuk diberikan pertolongan.
Kemudian, sekira pukul 17.40 Wib, warga membawa korban ke Pukesmas Babahrot untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Baca juga: Warga Aceh Utara temukan mayat di lokasi pembuangan sampah
Kata dokter Pukesmas, M Thaib Ginting telah meninggal dunia dan selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Kuta Tuha, Kecamatan Blangpidie.
Namun anak kandung korban bernama Harteti menolak untuk dilakukan visum terhadap orang tuanya, karena dianggap ayah kandungnya meninggal dunia akibat serangan jantung.
"Dari keterangan anak korban, ayahnya M Thaib Ginting memiliki riwayat penyakit jantung," pungkasnya.
Baca juga: Nelayan Aceh Utara temukan sosok mayat tanpa identitas
Menurut keterangan dari famili korban, M Thaib Ginting datang ke kebun miliknya sendirian pada hari Sabtu (3/8) pagi sekira pukul 09.00 Wib dengan tujuan untuk membersihkan kebun miliknya di Desa Lhok Gayo.
“Menurut keterangan, sebelum berangkat ke kebun, korban sempat minum kopi dengan Ahmad Yani (saudaranya),” jelasnya.
Pewarta: SuprianEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.