Pemerintah Kota Sabang menyatakan Gampong Aceh merupakan salah satu upaya untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pulau Weh it, dengan menghadirkan berbagai macam kuliner dan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Sabang.

Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi, Rabu, mengapresiasi berdirinya Gampong Aceh, yang diharapkan menjadi terobosan baru yang bisa menambah wisata kuliner, sekaligus mewadahi para seniman dan pelaku UMKM di Kota Sabang dalam menampilkan karya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Octowandi atas inisiasinya, dan juga Danlanal Kolonel Laut (P) All Setiandy yang telah memfasilitasi dan menyediakan tempat, dan ini merupakan kolaborasi yang baik sekali," katanya, dalam keterangan diterima di Banda Aceh.

Baca juga: Penuhi kebutuhan santri, Mujaddid Mart resmi beroperasi

Pernyataan itu disampaikan Reza saat meresmikan Gampong Aceh Selasa (24/1) malam, yang diinisiasi Octowandi, dengan berkolaborasi bersama Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Sabang dalam penyediaan lokasi. Gampong Aceh mengusung semboyan seni dan budaya (culture and art) daerah Tanah Rencong itu.

Ia menjelaskan, pariwisata secara sederhana disimpulkan dalam tiga hal, yaitu  something too see, something to do, dan something to buy. Wilayah Sabang, kata dia, kaya akan keindahan alam dan aktivitas yang cukup bervariasi, jadi yang perlu ditingkatkan adalah produk oleh-oleh yang bisa dibawa pulang wisatawan.

Baca juga: Sah dikukuhkan, 54 anggota PPS diharapkan sukseskan Pemilu 2024

"Dengan kehadiran Gampong Aceh ini, selain menambah wisata kuliner di Sabang, saya yakin juga akan melahirkan produk-produk yang berkualitas, memperkaya dan menambah produk-produk unggulan serta oleh-oleh bagi para wisatawan yang datang ke Sabang," ujarnya.

Sementara itu, Founder Gampong Aceh Octowandi menjelaskan melalui Gampong Aceh, pihaknya berupaya menciptakan pasar seni Sabang, serta mendorong ekonomi UMKM dan para seniman di Sabang, baik seni lukis, fotografi, seni handcraft, kerajinan batik dan lain sebagainya.

Baca juga: PAPPRI diharap mampu bangkitkan telenta musisi di Sabang

"Konsep kami menciptakan suasana kampung Aceh karena kita di Aceh, yang perlu kami tekankan adalah di sini bisnis kita adalah untuk culture and art. Sesuai tagline-nya, culture-nya budaya Aceh, dan artinya itu seni Aceh, seninya mungkin disini kita ciptakan pasar seni," ujarnya.

Gampong Aceh berlokasi di samping RSUD Kota Sabang. Bangunan Gampong Aceh memiliki arsitektur rumah khas adat Aceh (Rumoh Aceh), yang diperindah dengan penambahan ornamen-ornamen seni.

Melalui Gampong Aceh, pihaknya juga menyediakan kuliner tradisional Aceh seperti kuah beulangong, keumamah, sie rebo, ayam tangkap, kuah pliek chu, dan lain sebagainya.

"Namun, tidak hanya itu, ada juga kuliner dan berbagai UMKM lainnya di sini, dan semua yang ada disini, tidak kita kenakan biaya rental atau sewa, jadi mereka silahkan berdagang di tempat ini bersama-sama," ujarnya.

Pewarta: Arwella Zulhijjah Sari

Editor : Heru Dwi Suryatmojo


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023