Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyatakan pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 merupakan ajang untuk memajukan kebudayaan di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

“PKA ini bukan hanya sekadar perhelatan saja namun merupakan amanah Perpes Nomor 114 tahun 2022 dan presiden mengamanahkan untuk kemajuan kebudayaan Aceh,” kata Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikannya terkait persiapan penyelenggaraan PKA yang terus dimatangkan pelaksanaannya pada 4 – 12 November 2023 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Baca juga: BPPA: Pekan Kebudayaan Aceh jadi ajang promosi pariwisata

Ia menjelaskan PKA VIII yang mengangkat tema tema “Jalur Rempah” dengan tagline “Rempahkan Bumi Pulihkan Dunia” akan dirangkai dengan berbagai kegiatan antara lain pawai budaya, pameran sejarah jalur rempah, festival busana, festival kuliner, pertunjukan dan lomba seni budaya, pertunjukan dan lomba adat budaya, aneka lomba permainan rakyat, seminar internasional, dan business matching.

“Berbagai kegiatan yang dipersembahkan ini merupakan bagian untuk menyampaikan kepada seluruh dunia terhadap khazanah budaya Aceh yang terus dijaga dan dilestarikan hingga saat ini,” katanya.

Menurut dia pihaknya saat ini juga terus menggencarkan promosi pelaksanaan PKA VIII melalui berbagai platform media sehingga kegiatan tersebut juga menjadi salah satu pemantik bagi wisatawan domestik dan luar negeri untuk datang dan berkunjung ke Aceh.

“Kita optimistis dengan tema yang kita usung ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri untuk melihat langsung hubungan baik yang telah terbangun Aceh dengan provinsi dengan negara lainnya lewat jalur rempah,” katanya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan media sosial yang dimiliki guna promosikan Aceh dengan budaya yang Islami dan syariahnya dan tagline pemulia jamee adat geutanyoe (memuliakan tamu adat orang Aceh) menjadi sebuah perilaku dalam menerima tamu.

Baca juga: MAA: PKA harus jadi wadah pelestarian budaya Aceh

Pewarta: M Ifdhal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023