Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Lhokseumawe, Provinsi Aceh, membangun gedung di lahan seluas 3.235 meter persegi guna meningkatkan pelayanan paspor dan dokumen keimigrasian lainnya.

Kepala Kantor Imigrasi II TPI Lhokseumawe Azhan Miraza di Lhokseumawe, Selasa, mengatakan gedung tersebut dibangun di lahan eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe di Desa Masjid Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

"Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe mulai manfaatkan lahan eks kantor imigrasi di Desa Masjid Punteuet untuk pembangunan gedung baru guna meningkatkan pelayanan paspor," katanya.

Saat ini, kata Azhan Miraza, lahan tersebut masih digunakan untuk penampungan imigran etnis Rohingya. Hingga saat ini masih ditempati 90 jiwa  imigran etnis Rohingya di tempat tersebut.

Baca: Imigrasi Lhokseumawe deportasi WN Pakistan

Menurut dia, lahan di eks kantor imigrasi tersebut cukup layak karena lebih luas dibandingkan lokasi Kantor Imigrasi Lhokseumawe sekarang ini. Lahan yang ditempati imigran Rohingya mencapai 3.235 meter persegi, sedangkan luas Kantor Imigrasi Lhokseumawe hanya 546 meter persegi.

"Kantor layanan paspor sekarang ini tidak layak lagi karena lahan parkir kendaraan masyarakat tidak ada serta ruang layanan hanya mampu menampung sedikit, cuma 50 orang," kata Azhan Miraza. 

Azhan Miraza mengatakan pembangunan gedung layanan paspor di lokasi tersebut direncanakan pada awal 2026. Namun, karena imigran atau pengungsi etnis Rohingya masih berada di tempat tersebut, maka pembangunannya mengalami keterlambatan.

Kantor Imigrasi Lhokseumawe menargetkan pembangunan gedung layanan paspor tersebut selesai pada Desember 2026, sehingga masyarakat bisa mulai memanfaatkan kantor baru pada awal 2027. 

"Kantor baru nanti didukung sarana penunjang memadai seperti tempat parkir yang luas, tempat ibadah, serta mampu bisa melayani 100 pemohon paspor setiap harinya," kata Azhan Miraza.

Baca: Imigrasi Lhokseumawe gencar cegah TPPO, ingatkan pelajar bahaya kerja ilegal ke luar negeri

Pewarta: Redaksi

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026