Meulaboh (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Barat memacu program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) guna mewujudkan tata kelola data desa yang lebih akurat, sebagai upaya membantu pemerintah daerah dalam memperbarui data terpatu kesejahteraan sosial (DTKS).
“Fokus utama program ini kini diarahkan pada pembaruan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna menjawab dinamika kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Kepala BPS Kabupaten Aceh Barat Devi Indriastuti di Meulaboh, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa program desa cantik pada awalnya dirancang untuk membina aparatur desa dalam menyajikan informasi desa melalui infografis agar data desa dapat terekspos secara luas.
Namun, melihat banyaknya aspirasi masyarakat terkait ketepatan data bantuan sosial, fokus program dialihkan ke pembaruan DTKS.
"Kami melihat dinamika di mana banyak masyarakat merasa datanya tidak tepat dalam DTKS. Agar pembinaan lebih bermanfaat nyata, kami fokuskan pada updating data tersebut," ujar Devi.
Meskipun awalnya direncanakan hanya untuk tiga desa sebagai proyek percontohan, program ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Aceh Barat, Tarmizi bersama jajaran pemerintah daerah setempat.
Devi mengatakan dukungan tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Updating DTKS. Hal ini memungkinkan program Desa Cantik yang tadinya terbatas, kini diekspansi ke seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami yakin program ini akan lebih cepat terlaksana sehingga perbaikan data masyarakat yang selama ini masih banyak yang keliru, dapat segera teratasi,” demikian Devi Indriastuti.
Baca juga: Dinsos Aceh Besar terbaik pertama di Aceh pemutakhiran DTKS
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026