Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh menyebutkan serapan gabah kering panen (GKP) di provinsi itu hingga saat ini telah mencapai 50 persen yakni sebesar 135.513 ton dari target tahun 2026 sebanyak 248.467 ton.
"Serapan gabah yang kita lakukan hingga saat ini merupakan hasil panen padi milik petani yang ada di seluruh kabupaten/kota di Aceh," kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, di Banda Aceh, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela bersilaturrahim dengan awak media di Banda Aceh dan turut hadir Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori.
Baca juga: Bulog Blangpidie pastikan penyerapan beras lokal sesuai standar kualitas
Ia menjelaskan idealnya realisasi gabah pada April telah mencapai 70 persen, namun karena bencana yang melanda Aceh ikut berdampak terhadap serapan.
"Artinya, banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November mengakibatkan areal persawahan terdampak, ada pergeseran jadwal tanam dan ada yang sedang dilakukan rehabilitasi," katanya.
Ia mengatakan saat ini Bulog melalui mitra yang tersebar di seluruh kabupaten/kota juga terus menyerap hasil panen milik petani.
"Kami targetkan pada Juni nanti serapan gabah yang dibeli Bulog Aceh mencapai 70 persen," katanya.
Pihaknya optimistis target pengadaan gabah kering panen sebanyak 248.467 ton atau
setara beras sebanyak 134.289 ton akan tercapai hingga akhir tahun.
"Insya Allah kami akan mengoptimalkan pembelian gabah petani pada musim panen yang akan berlangsung pada Oktober hingga November 2026," katanya.
Baca juga: Imigrasi buka layanan Eazy Paspor bagi karyawan Bulog Meulaboh Aceh
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026