Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpan) meluncurkan program tanam cepat panen sebagai langkah strategis penanggulangan kemiskinan sekaligus mengendalikan inflasi di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Samsuar di Simeulue, Kamis, mengatakan program tersebut difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur di semua desa yang tersebar di sepuluh kecamatan.

"Ada seluas 2.500 hektare lahan tidur yang potensial dapat dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Pulau Simeulue," katanya. 

Menurut dia, lahan tersebut akan ditanami komoditas cepat panen seperti hortikultura di antaranya sayuran, kacangan cabai, timun, dan lainnya yang memiliki nilai ekonomis.

Samsuar mengatakan program tanam cepat panen tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Baca: Semua camat di Simeulue harus olah lahan kosong guna ketahanan pangan

"Dengan pemanfaatan lahan tidur dengan ditanami tanaman cepat panen, diharap dapat menjadi sumber perekonomian masyarakat di Kabupaten Simeulue," kata Samsuar.

Sementara itu, Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris mengatakan program tanam cepat panen tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

"Kami berharap dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka kemiskinan dan inflasi melalui program tanam cepat panen ini," kata Muhammad Nasrun Mikaris.

Menurut dia, program tanam cepat panen tersebut dapat menjadi bahan baku untuk program Makanan Bergizi Gratis. Karena itu, pemerintah daerah mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Simeulue memanfaatkan hasil panen dari program tersebut

"Kami berharap bahan pangan lokal dari program tanam cepat panen bisa dimanfaatkan untuk program MBG, sehingga tidak perlu lagi didatangkan dari luar Kabupaten Simeulue," kata Muhammad Nasrun Mikaris.

Baca: Pemkab Simeulue manfaatkan lahan kosong untuk ketahanan pangan



Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026