Banda Aceh (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh memanen tanaman hortikultura program ketahanan pangan warga binaan atau narapidana lembaga pemasyarakatan tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh Edi Cahyono di Banda Aceh, Selasa, mengatakan tanaman hortikultura yang dipanen tersebut adalah tomat yang merupakan wujud pembinaan kemandirian produktif dan berkelanjutan terhadap warga binaan.

"Tomat yang dipanen ini memanfaatkan lahan kosong di lapas yang ditanam dan dikelola warga binaan. Dan ini merupakan hasil pembinaan warga binaan secara berkelanjutan guna meningkatkan kemandirian yang produktif terhadap mereka," katanya.

Baca juga: Kejari Aceh Barat eksekusi anggota DPRA ke Lapas Kelas II A Banda Aceh, ini kasusnya

Menurut Edi Cahyono, tomat yang dipanen mencapai 11 kilogram. Namun, bukan kapasitas panennya yang dilihat, tetapi keberhasilan pembinaan warga binaan dalam meningkatkan kemandiriannya.

"Panen tomat ini bentuk nyata pembinaan kemandirian yang produktif bagi warga binaan, sehingga nantinya bermanfaat bagi mereka pada saat mereka menjalani reintegrasi sosial di tengah masyarakat," katanya.

Edi Cahyono mengatakan pembinaan kemandirian dalam bentuk penanaman komoditas hortikultura ini juga bagian dari upaya Lapas banda Aceh mendukung program ketahanan pangan.

"Panen ini merupakan komitmen nyata Lapas Kelas IIA Banda Aceh dalam mendukung program ketahanan pangan serta mewujudkan program pembinaan bagi warga binaan secara berkelanjutan," kata Edi Cahyono.

Ia menyebutkan hasil panen tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di lingkungan Lapas Banda Aceh. Serta sebagai upaya mendukung penyediaan bahan pangan yang segar dan bergizi bagi warga binaan.

"Lapas Kelas IIA Banda Aceh berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah serta pembinaan kemandirian warga binaan secara berkelanjutan sehingga menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika setelah kembali ke tengah masyarakat," kata Edi Cahyono.


Baca juga: Lapas Banda Aceh perpanjang jam layanan kunjungan warga binaan



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026