Banda Aceh (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh menyatakan hingga saat ini telah menyerap hasil panen milik petani di provinsi setempat sebanyak 10 ribu ton setara beras dari target pengadaan dalam negeri sebanyak 134 ribu ton tahun 2026.

“Beras yang kita serap ini merupakan hasil panen milik petani untuk periode Januari dan Februari,” kata Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Ihsan di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan pada tahun 2026, Kanwil Bulog Aceh mendapat target pengadaan beras dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pangan dan program pemerintah yang berjalan di Aceh yakni sebanyak 134 ribu ton hingga akhir tahun.

Baca juga: Penuhi ketersediaan minyak makan, Bulog Aceh pasok 3.463 ton
 

Ia menyebutkan Bulog Aceh melalui mitra membeli harga gabah ditingkat petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yakni untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Rp6.500 per kilogram.

“Kami siap membeli seluruh hasil panen milik petani yang ada di Aceh melalui mitra-mitra resmi Bulog termasuk juga melakukan jemput bola,” katanya.

Ia menyebutkan saat ini pihaknya terus bergerak untuk membeli gabah hasil panen di beberapa kabupaten di Aceh yang mulai panen seperti di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Pidie dan Aceh Tenggara.

“Insya Allah kita akan optimalkan pembelian pada panen puncak musim rendeng yang akan berlangsung pada Maret hingga April tahun ini,” katanya.

Bulog Aceh optimistis target pengadaan beras dalam negeri yang diberikan tersebut akan tercapai mengingat panen puncak akan berlangsung pada April termasuk pada pembelian panen musim gadu mendatang.

Pihaknya mengimbau petani tidak perlu khawatir terhadap harga, karena Bulog Aceh siap membeli seluruh panen milik petani yang ada di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu.

Pimpinan Bulog Aceh juga mengimbau agar petani merawat tanaman padinya sampai saat umur panen dan tidak memaksakan panen sebelum waktunya.

"Tanaman padi yang sehat di harapkan hasil giling berasnya juga bagus dan nantinya akan dinikmati oleh warga Aceh dalam bentuk beras bantuan pangan dan beras SPHP," katanya.

Baca juga: Bulog pastikan stok pangan aman hingga Idul Fitri



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026