Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mencatat stok beras yang dikuasai di gudang setempat saat ini telah mencapai sebanyak 5.062.560 kilogram atau sebanyak 5.062 ton beras.

“Capaian pengadaan beras tersebut merupakan hasil pengadaan dalam negeri yang ada di wilayah kerja kantor cabang Meulaboh,” kata Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Meulaboh, M Hafizuddin di Aceh Barat, Sabtu.

Ia menjelaskan, untuk stock beras yang saat ini dimiliki di Gudang Gampong Darat Meulaboh sebesar 4.699.515 kilogram, sedangkan beras yang ada di Gudang Linggi, Kabupaten Kepulauan Simeulue, Aceh tercatat sebanyak 363.040 kilogram beras.  

“Gudang Bulog saat ini penuh oleh beras hasil produksi petani dalam negeri,” ujarnya.

M Hafizuddin mengatakan cadangan beras nasional yang dikelola oleh Perum Bulog saat ini mencatatkan tonggak baru, karena pada pekan ketiga April 2026, stok beras di gudang Bulog dilaporkan mencapai 5 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan cadangan pangan di Indonesia.

Rekor 5 juta ton ini juga menandai pergeseran strategi ketahanan pangan nasional. Jika sebelumnya fokus lebih banyak pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, kini pemerintah mulai menekankan pentingnya cadangan strategis dalam skala besar sebagai “tameng” terhadap ketidakpastian global.

Baca: Bulog: Persediaan beras di Gudang Bulog Aceh cukup hingga awal tahun

Dengan cadangan sebesar itu, pemerintah memiliki ruang intervensi yang lebih luas untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran. 

Dalam situasi tertentu, seperti lonjakan harga atau gangguan pasokan, stock Bulog dapat digelontorkan untuk operasi pasar maupun program bantuan sosial. Hal ini menjadi krusial mengingat beras masih menjadi komoditas pangan utama bagi mayoritas masyarakat Indonesia.

Ke depan, tantangan yang dihadapi tidak hanya menjaga volume cadangan tetap tinggi, tetapi juga memastikan keberlanjutan produksi petani lokal. 

Dengan demikian, kata dia, keberhasilan ini diharapkan tidak hanya memperkuat stok nasional, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Rekor stok beras 5 juta ton ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan jangka panjang. 

“Sejarah baru akan stock beras nasional ini menjadi semangat baru untuk seluruh pejuang pangan dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” kata M Hafizuddin.

Baca: Bulog: Serapan gabah di Aceh capai 50 persen

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026