Pengurus Provinsi (Pengrov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh menggelar kompetisi dengan tajuk Aceh Open Sport Climbing Competition Series 2019.

Ketua Pengprov FPTI Aceh H Muhammad Saleh di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan, kompetisi berlangsung di Arena Wall Climbing, Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya Banda Aceh, 24-26 Agustus 2019.

"Kompetisi mempertandingkan lima kategori. Kompetisi ini sebagai ajang evaluasi pembinaan dan prestasi atlet di daerah. Termasuk atlet FPTI Aceh menuju Porwil Sumatera di Bengkulu, November 2019," kata dia.

Aceh Open Sport Climbing Competition Series 2019 mempertandingkan lima kategori yaitu, lead umum putra dan putri. lead mahasiswa Mapala (putra dan putri), lead pelajar (putra dan putri), boulder umum (putra dan putri) serta speed world record umum (putra dan putri).

Kompetisi tersebut tidak terpisahkan dari kejuaraan daerah yang dilaksanakan setiap tahun. Hanya saja, karena berhadapan dengan Porwil, kejuaraan daerah diganti dengan kejuaraan terbuka.

H Muhammad Saleh mengakui kejuaraan ini dilaksanakan dengan fasilitas masih terbatas. Terutama papan panjat atau wall climbing seperti speed, boulder serta lead yang masih jauh dari standar nasional. 

“Belum memenuhi standar nasional. Karena itu, kami berharap Pemerintah Aceh melalui Dispora Aceh dapat membantu sarana dan prasarana yang ada. Apalagi menuju PON XXI-2024 di Aceh,” harap H Muhammad Saleh.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Aceh Darmansyah berharap, kompetisi ini dapat memotivasi atlet panjat tebing, khususnya pemain muda berbakat (junior) untuk meraih prestasi di Aceh, regional, nasional maupun internasional.

“Semua bisa dan tak ada kata yang tidak mungkin, asalkan tekun, serius dan giat berlatih,” kata Darmansyah seraya berjanji akan membantu berbagai fasilitas panjat tebing aceh.

Usai membuka Aceh Open Sport Climbing Competition Series 2019, Darmansyah meresmikan pembangunan mes atlet fpti Aceh. Peresmian gedung dua lantai itu ditandai dengan peletakan batu pertama.

Darmansyah berharap, dengan hadirnya mes atlet tersebut dapat meningkatkan pembinaan dan prestasi panjat tebing di Aceh. Serta menambah sarana dan prasarana cabang olahraga panjat tebing.

"Pemenuhan sarana dan prasarana ini menjadi penting, mengingat Aceh sebagai tuan rumah PON XXI-2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Panjat Tebing dipertandingkan di Aceh," kata Darmansyah.
 

Pewarta: M.Haris Setiady Agus

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2019