"Ada lima soal Bahasa Inggris di dalam amplop Bahasa Indonesia, dan langsung diatasi dengan menggantikan soal dari sekolah lain," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Banda Aceh Syaridin di Banda Aceh, Senin.
Pergantian soal tersebut kata Syaridin dengan cara melakukan penggandaan (fotocopy) soal UN dari SMU Negeri 4 Banda Aceh, dengan syarat menjilid hasil penggandaan dengan lembaran jawaban UN dan membuat berita acara.
Terjadinya kesalahan pengisian soal tersebut, ia menduga ketika lembaran jawaban masih pengepakan di Jakarta, sebab naskah soal sebelum dibagikan ke sub-sub rayon setiap kecamatan sudah tersegel dangan rapi.
"Jadi, sejauh ini belum ada kendala berarti terkait pelaksanaan UN SMA di Banda Aceh," katanya menjelaskan.
Adapun peserta UN di Sekolah Luar Biasa di Banda Aceh diikuti sebanyak 13 siswa. Jumlah tersebut gabungan dari empat sekolah, yaitu SLB, YPAC, YPPC, dan Bukesra.
Sementara total peserta UN pada 2014 di Kota Banda Aceh sebanyak 4.591 siswa dengan rincian Sekolah Menengah Kejuruan 1.007 orang, dan SMA/MA tercatat 3.943 siswa.
Sementara itu, Plh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meyakini siswa di daerahnya bisa menyelesaikan atau menjawab ujian dengan baik.
Illiza juga meminta pengawas di sekolah-sekolah tidak melakukan kecurangan pada UN, apalagi pelaksanaan ujian di Aceh juga dipantau langsung oleh pengawas independen dan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Mudah-mudahan peserta UN di Kota Banda Aceh bisa lulus 100 persen tanpa ada yang gagal agar ibu kota Provinsi Aceh bisa menjadi contoh bagi daerah lain," kata dia menjelaskan.
Pewarta: Pewarata : HayatullahEditor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.