"Kami belum menerima pengajuan lokasi dan waktu kampanye dari tim pemenangan ataupun partai pengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden," kata Ketua Kelompok Kerja Kampanye KIP Lhokseumawe Armia M Nur di Lhokseumawe, Rabu.
Armia mengaku tidak mengetahui mengapa tim sukses kedua pasangan peserta pemilu presiden (pilpres) itu belum mengajukan lokasi kampanye kepada KIP Lhokseumawe.Sementara Pilpres akan digelar pada 9 Juli 2014.
"Apakah Kota Lhokseumawe tidak termasuk dalam agenda kampanye pasangan calon presiden dan cawapres. Kami juga tidak mengetahuinya," ungkap komisioner KIP Lhokseumawe tersebut.
Padahal, menurut dia, jika melihat dari jumlah penduduk dan kondisi geografis, Kota Lhokseumawe termasuk sentral dan banyak pemilihnya. Apalagi Kota Lhokseumawe mudah dijangkau dari berbagai daerah di sekitarnya.
Sedangkan jumlah pemilih pemilu presiden di Kota Lhokseumawe, sebut dia, mencapai 123.802 orang, Jumlah pemilih tersebar di 68 gampong atau desa di empat kecamatan.
"Sedangkan jumlah pemilih tetap pada pemilihan legislatif mencapai 120.834 orang. Jadi bertambah 2.968 orang pada pemilu presiden 9 Juli mendatang," ungkap Armia M Nur.
Sementara itu, calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla akan mengawali kampanye perdananya melalui pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kabupaten Pidie, Aceh, 5 Juni 2014.
"Selain Jusuf Kalla, kampanye perdana di Aceh juga dihadiri Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem," kata Ketua Bapilu Tim Kampanye Jokowi-Jusuf Kalla untuk Aceh Zaini Djalil.
Pewarta: Pewarta : M Haris SAEditor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.