“SOP penerapan New Normal masih dipersiapkan di pusat, termasuk dari sisi bandara secara operasional kita juga sudah menuju ke sana,” kata Executive General Manager Bandara SIM, Indra Gunawan, di Banda Aceh, Kamis.
Ia menjelaskan pihak bandara SIM sudah menerapkan protokol kesehatan sejak awal merebaknya COVID-19 dengan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, hand sanitizer, masker dan melakukan protokol kesehatan lainnya.
Ia mengatakan, Kementerian Perhubungan juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk pembatasan di maskapai agar para penumpang tidak berdekatan atau tetap menjaga jarak.
Menurut dia, sejak pemberlakuan Surat Edaran Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 5 Tahun 2020, para penumpang boleh melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reason) atau Rapid Test.
“Hasil dari rapid test hanya berlaku selama tiga hari setelah hasil pengecekan keluar dan PCR selama tujuh hari dan ada juga peraturan Gubernur DKI Jakarta, jika memasuki wilayah DKI harus ada Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).
Ia mengutarakan harapannya agar setelah selesainya angkutan lebaran ini, persyaratan untuk berpergian ke luar menggunakan pesawat lebih dipermudah.
“Kita juga menunggu agar persyaratannya lebih diringankan untuk menuju New Normal, hanya saja kita kan tidak tahu bagaimana ke depannya,” kata Indra Gunawan.
Ia menambahkan pada Rabu (27/5), Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar sudah melayani penerbangan Garuda Indonesia tujuan Banda Aceh-Jakarta yang mengangkut sebanyak 85 penumpang.
Pewarta: ZubaidahUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.