Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK), Abdya, Amiruddin di Blangpidie, Jumat, mengatakan, peristitiwa terbakarnya kantor perusahaan pengolahan AMP tersebut terjadi pukul 21.45 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, sebuah kantor perusahaan, satu unit mess tempat tinggal karyawan, dan satu bengkel yang terbuat dari bahan kontruksi kayu rata dengan tanah.
Sehingga kerugian yang dialami oleh pihak perusahaan atas peristiwa tersebut mencapai ratusan juta rupiah, karena, satu unit mobil dum truck intercooler dan satu buah alat berat whell loader juga ikut terbakar.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 10.30 WIB setelah dua unit mobil pemadam datang menyiram air dibantu TNI-Polri, masyarakat dan Tagana.
“Dua mobil pemadam, satu unit milik BPBK Abdya dan satu unit lagi mobil pemadam dari Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan,” kata ketua Tagana Kabupaten Abdya Yasri saat dihubungi.
Pewarta: SuprianUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.