Komandan Kodim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Iwan Rosandrianto yang langsung terjun ke lokasi penangkapan kepada wartawan Kamis (14/8) mengatakan, penangkapan yang dipimpin Kapten Abdullah tersebut terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Karena, menurut dia, pasokan bawang merah melalui gerbang masuk perairan laut Seunudon itu sudah lama tercium oleh jajarannya, namun baru kali ini personil TNI berhasil menangkap kegiatan haram itu.
"Kita hanya mengamankan saja, selebihnya saya telah berkoordinasi dengan pihak Polres Aceh Utara. Dan Kapolres setempat juga ikut terjun ke lokasi kita amankan tiga ton bawang illegal tersebut," kata Dandim.
Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sujono mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada TNI, khususnya jajaran Kodim 0103 Aceh Utara yang telah ikut membantu tugas kepolisian, terutama menyangkut telah berhasil diamankan 250 karung pasokan bawang illegal itu.
"Kita harapkan bantuan dan kerja sama seperti ini terus berlanjut di masa masa yang akan datang," tuturnya.
Kapolres menambahkan, setelah pihaknya menerima informasi dari Dandim Aceh Utara, bersama personil Reskrim langsung terjun ke TKP, dan melakukan serah terima barang bukti berupa 250 bawang merah dan tiga tersangka yang terdiri dari dua supir dan satu orang kernet yang tertangkap pada saat mengangkut bawang merah illegal itu.
"Jadi pada saat kita melihat barang bukti meraha merah illegal itu, polisi bersama TNI setempat melakukan pengembangan ke lokasi yang dicurigai tempat penyimpanan bawang illegal itu, hasilnya kita kembali menemukan 57 karung bawang merah atau 1 ton di sebuah rumah kosong di Desa Ule Rubek Barat Seunudon, total semua bawang merah yang kita amankan ke Mapolres mencapai 3 Ton,” Terang Kapolres.
Dia menambahkan, semua barang bukti bawang merah itu selanjutnya akan kira serahkan ke pihak balai karentina setempat, “bawang merah ini nantikan kita serahkan ke petugas karentina, sementara tiga tersangka, supi dan kernet kita proses sesuai hokum yang berlaku, dan kita akan terus memperketat pengamanan sejumlah gerbang masuk laut di seunudon ini, yaitu pintu masuk melalui laut Seunudon, Jambo Aye, dan Lapang Tanah Luas, kita juga menduga ketiga gerbang masuk ini juga gencar pemasokan narkoba, seperti sabu sabu. Kata Gatot. (Muchlis)
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.