Demidian keterangan tertulis yang disampaikan T.Adriansyah selaku Ketua Umum BKPRMI Banda Aceh via email ke sejumlah media massa di Banda Aceh.
Kegiatan Diksar Brigade Mesjid,sebut T.Adriansyah,akan berlangsung selama tiga hari mendatang(5-7 September 2014)di pengunungan Janthoe Kabupaten Aceh Besar, dibawah binaan tenaga profesional.
Brigade mesjid sebagai satuan pengamanan di lingkungan mesjid merupakan unsur penting alam gerakan memakmuran mesjid di Banda Aceh sebagai model kota madani.
"Tugas pengamanan di mesjid di mulai dari tata kelolaperpakiran hingga tindakan penyempurnaan shaf jama'ah shalat pada hari hari jumatmenadi fokus utama pendidikan tersebu,"ungkap T.Adriansyahyang ianya cucu kandung Pahlawan Nasional Cut Mutia.
Sebelumnya,sebut T.Adriansyah rekrutment anggota Brigade mesjid dilakukan di bulan suci ramadhan 1434 H,atau juli 2014 lalu,melalui tahapan pendaftaran dan test wawancara wawasan keislaman.
"Dari 127 calon anggota yang terdaftar,hanya 90 orang yang di pastikan untuk mengikuti pendidikan dasar,selebihnya akan diupayakan pendidikan dasar angkatan kedua pada tahun berikutnya,ujar Ketua Umum BKPRMI Banda Aceh didamping Ridha Yunawardi mantan Wasekjent DPP BKPRMI.
Menurut rencana,lanjut T,Adriansyah,90 orang anggota Brigade mesjid tersebut pasca pendidikan nantinya akan di tempatkan di mesjid-mesjid Kecamatan di Banda Aceh, guna mendorong kerja-kerja pengamana dan ketertibandi lingkungan mesjid.
"Kita berharap kegiatan semacam ini mendapat dukungan Masyarakat di Banda Aceh, Terutama dari pihak Pemerintah Kota Banda Aceh, dan menjadikan program prioritas berkelanjutan menuju Banda Aceh sebangai Model Kota Madani berbasiskan mesjid sebagai pusat peradaban," pinta T.Adriansyah yang kini menabat Geusyik Gampong Blang Oi Banda Aceh.
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.