Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan Erwiandi di Tapaktuan, Jumat mengatakan, penambahan rute yang dimulai pertengahan Oktober 2014 tersebut karena penumpang tidak bisa berangkat lagi dari Kabupaten Aceh Singkil ke Simeulu, akibat dermaga pelabuhannya sedang dalam perbaikan.
"Dari Aceh Singkil untuk sementara ini tidak bisa berangkat ke Simeulu karena dermaga pelabuhannya sedang dalam proses perbaikan. Untuk mengatasi persoalan itu, penumpang yang ingin berangkat ke Simeulue dialihkan melalui Pelabuhan Labuhan Haji," jelasnya.
Menurut Erwiandi, akibat adanya pengalihan penumpang itu makanya ada penambahan trip keberangkatan kapal dari Pelabuhan Labuhan Haji ke Simeulue dari 4 trip menjadi 6 trip.
"Jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Labuhan Haji ke Simeulue maupun sebaliknya selama 6 trip dalam seminggu yakni mulai hari Senin sampai Sabtu setiap hari, sedangkan hari Minggu libur," tandasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji Mahendra menyatakan pascapengalihan penumpang dari Aceh Singkil ke Labuhan Haji telah terjadi peningkatan jumlah penumpang dan mobil angkutan barang secara drastis menuju ke Pulau Simeulue.
Namun, katanya, akibat penambahan itu tidak terjadi persoalan di lapangan sebab telah terlebih dahulu diantisipasi dengan menambah trip keberangkatan menjadi 6 trip serta juga telah ditambah armada kapal menjadi dua.
ASDP menambah satu armada kapal lagi yakni jika sebelumnya hanya dilayari Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Sinabang kini ditambah satu lagi KMP Teluk Singkil.
Dengan adanya penambahan trip serta armada kapal tersebut, telah memperlancar transportasi masyarakat dari Pelabuhan Labuhan Haji Aceh Selatan menuju Pulau Simeulue maupun sebaliknya.
Masyarakat di dua daerah itu menyambut baik kabijakan pemerintah telah menambah rute operasional kapal, karena persoalan transportasi menuju ke pulau itu sering terjadi persoalan selama ini, terutama akibat faktor minimnya kapal dan seringnya naik doking.
"Dengan kondisi sekarang ini masyarakat sangat berterimakasih kepada Pemerintah Aceh dan ASDP karena rute pelayaran ke Pulau Simeulu dan sebaliknya sudah dapat dilayari 6 trip dalam seminggu sehingga arus transportasi ke sana sudah sangat lancar. Masyarakat sudah tidak perlu menunggu waktu lama," ungkap Adi Saputra salah seorang warga Kecamatan Meukek, Aceh Selatan.
Ia mengaku, dulunya untuk berangkat ke Simeulu harus membutuhkan waktu beberapa hari bahkan ada yang satu minggu, maka kini hanya butuh waktu satu hari sudah bisa pulang pergi (PP).
"Saya berangkat dari Pelabuhan Labuhan Haji Senin lalu, Selasa malamnya sudah bisa balik lagi ke Aceh Selatan. Kondisi itu sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya," ujar dia.
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.