Kapolsek Peureulak AKP Pidianal Limbong di Idi, Kamis, mengatakan penyebab kebakaran terjadi pukul 04.00 WIB masih dalam penyelidikan.
"Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan lebih kurang mencapai Rp300 juta rupiah," kata AKP Pidianal Limbong.
Kapolsek menyebutkan kelima rumah tersebut itu milik Amiruddin (48), Anwar (56), Nurbaiti (50), Asnawi (38), Ismail, dan Alamsyah (40).
"Kejadian berawal saat Amirudin terbangun dari tidur dan keluar kamar. Amirudin terkejut melihat api sudah membakar TV dan dinding ruang tamu rumahnya yang terbuat dari kayu," kata Kapolsek.
AKP Pidinal Limbong api dengan cepat membesar dan membakar empat unit rumah yang bergandengan dengan rumahnya karena bangunan tempat tinggal tersebut terbuat dari kayu.
Warga mengetahui kejadian tersebut berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran.
"Namun, karena kelima rumah tersebut dari kayu ditambah tiupan angin yang cukup kencang, mengakibatkan api semakin membesar dan bangunan sudah habis terbakar," kata AKP Pidianal Limbong.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.