"Sebelumnya, ada 18 rumah yang rusak. Petugas masih mendata rumah rusak akibat puting beliung,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Minggu.
Berdasarkan data sementara, kata Ashadi, rumah rusak ringan sebanyak 16 unit, dan tiga unit rumah rusak sedang, serta satu unit rumah rusak berat. Selain rumah, satu ruang belajar balai pengajian juga ikut rusak.
Rumah rusak akibat puting beliung tersebut tersebar di beberapa desa seperti di Gampong Keumuning delapan unit, yakni milik Khairullah, Hermansyah, Hasbi Arsyad, Fatimah, Abdullah Raden, Wahyudin, Sudirman, dan Ibrahim.
Rumah rusak di Desa Leuge milik rumah Nasrijal. Selanjutnya, rumah rusak di Desa Seuneubok Aceh yaitu milik Bukhari, Abdullah, dan Rustami. Serta lima rumah rusak di Desa Alue Nibong milik Jamaluddin, Janabbah, Zakaria, Habibah, dan rumah milik Fatimah.
"Sedangkan ruang belajar balai pengajian yang rusak berada di Kompleks Dayah Darul Munawwarah, Desa Seuneubok Aceh. Kerusakan berupa atap, plafon, dan alat pengeras suara," kata Ashadi.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.