Meulaboh, 23/12 (Antaraaceh) - Sekretaris Derah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Bukhari berharap keberagaman budaya daerah menjadi perantara dalam pembangunan.
"Kita harapkan benar-benar dapat terwujud nantinya budaya dapat menjadi perantara pembangunan ditengah masyarakat dan masyarakat juga dapat membangun budaya," katanya.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan seminar syareh budaya diaula kantor bupati Aceh Barat yang turut dihadiri tokoh adat, budayawan serta akademisi di Provinsi Aceh.
Sekda Bukhari menyampaikan, budaya merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan sebuah bangsa danjuga merupakan identitas jati diri bangsa.
Lelulur Aceh katanya, mengingatkan kepada generasi mengenai pentingnya budaya melalui warisan petuah-petuah agar generasi Aceh dapat terus melestarikan kebudayaan yang ditingkalkan.
"Dari zaman dahulu leluhur Aceh meningalkan beragam kebudayaan, kita hanya sebagai penurus melestarikan yang sudah ada, ini adalah tangung jawab bersama," imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan, hanya dengan pelestarian budaya lokal maka nilai-nilai adat istiadat dalam satu daerah akan bertahan dari derasnya ancaman perkembangan zaman yang telah bertransformasi merubah nilai peradaban masyarakat.
Pemkab Aceh Barat sebutnya, terus melakukan upaya dan kerja keras diantara melaksanakan Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) 2014, out put yang diharapkan adalah masyarakat dapat semakin bersatu padu, agama dan adat dapat beriringan.
Selain itu sebut Sekda Bukhari, PKAB yang digelar menjadi iven tahunan tersebut dapat menjadi ruang informasi dan komunikasi kepada masyarakat tentang seni budaya dan budaya Aceh dalam konteks pembangunan budaya daerah.
"Metee Aneuk Meupat Jerat, Matee Adat Hotamita, artinya jikalau anak manusia yang mati maka akan ada kuburnya, jika adat yang mati hendak kemana kan dicari, ini sangat penting untuk kita bersama," katanya menambahkan.


Editor : Antara Aceh

COPYRIGHT © ANTARA 2026