Aceh Timur (ANTARA) - Ribuan pelajar jenjang SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Aceh Timur mengikuti vaksinasi massal yang dipusatkan di Tribun Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. 

“Hari ini lebih dari 200 pelajar mengikuti vaksinasi secara simbolis. Selanjutnya vaksinasi akan dilakukan di puskesmas di kecamatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Saiful Basri di Aceh Timur, Senin.

Saiful Basri mengingatkan pelajar walau sudah divaksin tetap waspada terhadap penularan COVID-19, sehingga butuh kedisiplinan dalam memakai masker dan menjaga jarak serta tidak berkerumunan. 

“Muda-mudahan dengan adanya vaksinasi ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak mudah terserang COVID-19,” kata Saiful Basri.

Pelaksanaan vaksinasi terhadap pelajar terus berkembang di lapangan sesuai dengan kondisi di setiap daerah. Pihaknya akan terus mengikuti dan mengawal serta mendata secara terpadu pelaksanaan vaksinasi di kalangan pelajar.

 “Vaksinasi untuk kalangan guru telah dilaksanakan. Saat ini giliran peserta didik dilakukan vaksinasi,” kata dia.

Vaksinasi untuk pelajar usia 12-17 tahun itu akan terus berlangsung hingga ke seluruh sekolah, baik sekolah-sekolah di pesisir maupun sekolah pedalaman. Lokasi vaksinasi diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga tidak menyulitkan peserta didik menjangkaunya.

 "Kami harap orang tua/wali mendukung vaksinasi ini," kata Saiful Basri. 

Bupati Aceh Timur Hasballah mengatakan vaksinasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan harapan. Untuk tahap awal dipusatkan di Idi, ibu kota kabupaten. 

Selanjutnya para peserta didik dapat mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) baik UPTD Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Aceh Timur. 

“Jangan takut, karena vaksinasi ini baik untuk kesehatan,” ujar Rocky, sapaan H Hasballah HM Thaib.

Selain dosis pertama untuk kalangan pelajar, vaksinasi juga dilakukan terhadap masyarakat biasa, termasuk tukang ojek yang mangkal di pintu masuk Pusat Perkantoran Pemkab Aceh Timur di Idi. 

Bahkan masyarakat yang mengikuti vaksinasi juga diberikan bingkisan berupa paket sembako.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi untuk pelajar usia 12-17 tahun sebanyak 26.705.490 orang. Berdasarkan laporan pemerintah, sebanyak 2.402.392 orang disuntik tahap pertama dan 917.694 orang yang mendapatkan dosis kedua. 
 

Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026