Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, di jadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Selatan Kamis dan Jumat (19-20/3).

Dalam kunjungan kerja selama 2 hari di Bumi Teuku Cut Ali, Menteri Sosial direncanakan akan melakukan 3 agenda utama, yakni menghadiri Acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1436 H, santunan anak Yatim dan meninjau lokasi penerima manfaat Program Keluarga Harapan serta melakukan silaturahmi dengan jajaran Eksekutif, Legeslatif, Ulama, dan tokoh masyarakat se-Aceh Selatan.

“Dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Selatan, selain menghadiri Maulid Nabi, Menteri Sosial juga di agendakan menghadiri acara santunan anak yatim, meninjau lokasi penerima manfaat program Keluarga Harapan serta bersilaturrahmi dengan pejabat Pemkab, legislatif, ulama dan tokoh masyarakat,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Aceh Selatan, Suhasmi S Sos MM dalam siaran pers, Jumat (13/3).

Suhasmi mengatakan, sesuai laporan yang di terima pihaknya, saat berkunjung ke Aceh Selatan nanti, Menteri Sosial didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Andi Zainal Abidin Dulung.

“Menteri dijadwalkan berangkat dari Bandara Sukarno Hatta, Kamis (19/3) pukul 05.35 WIB dan tiba di bandara Internasional Kuala Namu Medan pukul 08.00 WIB. Setelah transit sebentar langsung menuju Bandara Teuku Cut Ali Aceh Selatan yang diperkirakan mendarat pukul 08.20 WIB,” ujar Suhasmi.

Selanjutnya, sambung Suhasmi, tepat pukul 10.00 WIB Menteri langsung mengadakan pertemuan dengan penerima manfaat program keluarga harapan dipanti asuhan Jambo Manyang Kecamatan Kluet Utara.

Seusai mengadakan pertemuan dengan masyarakat di Kluet Utara, kata Suhasmi, Menteri dan rombongan selanjutnya menuju Taman Pala Indah Tapaktuan untuk menghadiri peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1436 H tingkat Kabupaten Aceh Selatan, sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim.

“Sementara pada malam harinya, agenda Menteri akan berlanjut yakni mengadakan pertemuan dan Silaturahmi dengan tokoh masyarakat Aceh Selatan, jajaran pejabat Eksekutif, Legislatif dan Ulama di Pandopo Bupati Tapaktuan,” sebut Suhasmi.

Secara terpisah, Ketua Unit Pengelola Keluarga Harapan (UPPKH) Dinas Sosial Aceh Selatan, Harnis Hasan menyebutkan, di Kabupaten  Aceh Selatan tercatat ada 3.153 peserta keluaraga sangat miskin (KSM) yang tersebar di 13 Kecamatan dengan nilai nominal bantuan yang di terima sebesar Rp 1.256.000.000 untuk 1 triwulan.

“Kedatangan Menteri Sosial ke Aceh Selatan sempat tertunda dari jadwal semula yakni tanggal 7 dan 8 Maret 2015, karena Menteri melakukan pemaparan program Kementerian di hadapan Presiden Jokowi di Istana Negara,” tandas Suhasmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Selatan, M Rasyid SAg di Tapaktuan, Jumat (13/3) mengatakan, meskipun jadwal kunjungan Menteri ke Aceh Selatan bergeser Kamis dan Jumat (19-20/3), namun pihak panitia saat ini terus bekerja maksimal mempersiapkan lahan yang menjadi lokasi perayaan maulid akbar di Taman Pala Indah eks areal reklamasi pantai Jalan Merdeka Tapaktuan.

“Meskipun jadwal acara bergeser, namun tidak mempengaruhi pekerjaan persiapan lokasi acara,” kata M Rasyid.

Menurut pantauan, sejumlah alat berat seperti beco dan mesin giling dikerahkan oleh Dinas terkait dalam rangka untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan pesiapan lahan berikut dump truck untuk mengangkut pasir dan batu (sirtu) menimbun beberapa lokasi yang belum sempurna begitu juga badan jalan masuk ke lokasi dari arah pelabuhan laut Tapaktuan.

Pada saat yang sama penundaan ini juga telah diberitahukan ke setiap satuan kerja perangkat kabupaten atau SKPK (Dinas, badan dan kantor ) di lingkup Pemkab Aceh Selatan.

Maulid akbar Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten, diperkirakan berlangsung meriah karena melibatkan 18 Kecamatan se Aceh Selatan. Masing-masing kecamatan akan menampilkan satu tim zikir maulid  pada acara tersebut.

Puluhan undangan seperti tokoh masyarakat, ulama serta perangkat desa dari masing-masing Kecamatan juga di undang menghadiri acara dimaksud.

Pihak panitia mempersiapkan makanan yang ditetapkan untuk setiap SKPK menyiapkan seperangkat bale (jamba) yang terdiri atas bale nasi lengkap dengan lauk pauk pauk, bale pulut kuning (bale bu leukat) dan bale buah-buahan.

Sedangkan para pejabat diwajibkan menyediakan bu kulah (nasi bungkus daun pisang) masing-masing pejabat eselon II sebanyak 40 bungkus, eselon III 30 bungkus, dan pejabat eselon IV sebanyak 20 bungkus bu kulah.

Maulid akbar Aceh Selatan dirangkaikan juga dengan tabliq akbar yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan menampilkan penceramah perempuan Hj.Irene Handono (mantan biarawati) yang dilaksanakan bulan lalu di Masjid Istiqamah Tapaktuan.

Menurut kebiasaan, peringatan Naulid Nabi Besar Muhammad SAW di Aceh dilaksanakan meriah di setiap desa.

Sepanjang sebulan terakhir, hampir setiap desa telah melaksanakan maulid dengan meriah, dan acara ini berlanjut lebih meriah lagi pelaksanaannya di tingkat Kabupaten.


Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026