Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar meminta pihak terkait mengawal distribusi soal ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah atas, kejuruan, dan sederajat, sehingga tidak jatuh ke tangan tidak bertanggung jawab.

"Kami meminta pihak terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan kepolisian mengawal ketat distribusi soal UN. Jangan sampai ada soal UN bocor," kata Farid Nyak Umar di Banda Aceh, Jumat.

Ujian nasional SMA, kejuruan dan sederajat digelar pada 13-16 April 2015. Ujian tersebut diikuti 4.819 peserta dari 48 SMA/SMK dan MA, baik negeri maupun swasta di Kota Banda Aceh.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menyebutkan, Komisi D DPRK Banda Aceh sudah menggelar rapat koordinasi terkait persiapan UN dengan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh. Dalam rapat tersebut, DPRK menekankan pengawalan distribusi soal UN.

Berdasarkan penjelasan Dinas Pendidikan, kata dia, soal UN didistribusikan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh ke kabupaten/kota pada 8 April. Dan soal itu akan didistribusikan ke sekolah pada hari pelaksanaan.

"Dalam distribusi ini jangan sempat terjadi kebocoran soal. Kalau sempat terjadi bocornya soal, tentu akan menjadi preseden buruk bagi pendidikan Banda Aceh. Karena itu, mari kawal ketat distribusi soal UN," ajak Farid Nyak Umar.

Selain pengawalan, kata dia, Komisi D DPRK Banda Aceh dalam rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan sempat mempertanyakan apakah setiap peserta UN dikutip biaya. Pihak dinas menjawab tidak ada pengutipan.

"Dalam rapat koordinasi tersebut ditegaskan bahwa tidak ada pengutipan biaya apapun dari peserta UN. Seluruh biaya ujian bersumber dari biaya operasional sekolah. Dan kami akan mengawasi masalah ini," kata dia.

Terkait target kelulusan, kata dia, Dinas Pendidikan menyebutkan angka 100 persen atau lulus semua. Target ini melebih angka kelulusan tahun ajaran 2014, di mana persentasenya 99,6 persen.

"Karena itu, kami mengimbau seluruh peserta ujian nasional menyiapkan diri dan mampu meraih hasil memuaskan. Apalagi selama ini Kota Banda Aceh merupakan barometer pendidikan di Provinsi Aceh," kata Farid Nyak Umar.

Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026