Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Perwakilan PT Asabri memberikan dana santunan resiko kematian khusus (SRKK) kepada ahli waris, yakni dari istri almarhum Sertu Indra Irawan dan Serda Hendrianto yang meninggal dibunuh kelompok bersenjata di Aceh Utara.
Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf A Daniel kepada wartawan di Lhokseumawe, Sabtu menyatakan, santunan itu diserahkan kepada ahli waris pada Jumat (10/4).
Penyerahan dana tersebut turut disaksikan Kepala Staf Korem Letkol Inf Handoko Prasetiyo, Pabung Aceh Utara Mayor Inf Ojak, Perwakilan Staf PT Asabri Persero, para perwira Kodim 0103.
Danrem menyatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Perwakilan PT Asabri dan rombongan yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan dana SRKK kepada kedua ahli waris dari anggota TNI yang telah gugur tersebut.
Selaku komandan dan secara pribadi beserta satuan yang ada dibawah jajaran Korem 011/LW, pihaknya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah tersebut, hingga mengakibatkan keduanya gugur.
Dengan bantuan tersebut, ujar Danrem, diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
"Seberapa besar dana yang diberikan janganlah dijadikan sebagai ukuran. Namun hal itu sebagai bentuk kepedulian dari komando terhadap anggota dan keluarganya," tutur Danrem.
Sebelumnya diberitakan, kedua anggota TNI itu ditemukan tewas di di Kecamatan Nisam Antara, Selasa (24/3), setelah diculik oleh kelompok bersenjata sehari sebelumnya.
Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf A Daniel kepada wartawan di Lhokseumawe, Sabtu menyatakan, santunan itu diserahkan kepada ahli waris pada Jumat (10/4).
Penyerahan dana tersebut turut disaksikan Kepala Staf Korem Letkol Inf Handoko Prasetiyo, Pabung Aceh Utara Mayor Inf Ojak, Perwakilan Staf PT Asabri Persero, para perwira Kodim 0103.
Danrem menyatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Perwakilan PT Asabri dan rombongan yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan dana SRKK kepada kedua ahli waris dari anggota TNI yang telah gugur tersebut.
Selaku komandan dan secara pribadi beserta satuan yang ada dibawah jajaran Korem 011/LW, pihaknya mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah tersebut, hingga mengakibatkan keduanya gugur.
Dengan bantuan tersebut, ujar Danrem, diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
"Seberapa besar dana yang diberikan janganlah dijadikan sebagai ukuran. Namun hal itu sebagai bentuk kepedulian dari komando terhadap anggota dan keluarganya," tutur Danrem.
Sebelumnya diberitakan, kedua anggota TNI itu ditemukan tewas di di Kecamatan Nisam Antara, Selasa (24/3), setelah diculik oleh kelompok bersenjata sehari sebelumnya.
Pewarta: Pewarta : MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.