Aceh Besar (ANTARA Aceh) - Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah menyatakan program beut (baca) Al Quran Bakda Magrib (BABM) di seluruh gampong/desa di kabupaten setempat menjadi salah satu sarana penguatan moral remaja.
"Kami minta kepada seluruh masyarakat dapat mendukung program BABM ini, karena sangat bermanfaat untuk membekali ilmu agama kepada setiap generasi muda," katanya di sela-sela monitoring dan evaluasi BABM di Meunasah Gampong Lampuuk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Senin malam.
Ia menjelaskan sejak program tersebut dibuka oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada 8 November 2012 lalu, Program BABM telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus di Aceh Besar.
"Alhamdulillah anak-anak di Aceh Besar sangat bersemangat untuk belajar mengaji dan ilmu agama," katanya.
Ia mengatakan program tersebut juga bertujuan untuk membebaskan buta huruf membaca dan menulis huruf Al Quran bagi anak usia sekolah dan masyarakat di Aceh Besar.
"Program ini juga bertujuan untukÿ meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan membaca dan menulis huruf Al Quran sejak dini, serta menanamkan kecintaan terhadap Al Quran," katanya.
Menurutnya sasaran dari program tersebut adalah anak usia 6 sampai 15 tahun atau anak kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SMP/sederajat.
Dalam kegiatan monitoring BABM tersebut, Bupati Aceh Besar turut didampingi unsur Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab kabupaten setempat.
Sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Besar H Syamsulrizal juga telah melakukan Monev BABM di Gampong Meunasah Beutong, Kecamatan Lhoknga dan Sekdakab Aceh Besar H Jailani Ahmad MM melakukan monitoring di Gampong Lhok Baroh Kecamatan Lembah Seulawah.
"Kami minta kepada seluruh masyarakat dapat mendukung program BABM ini, karena sangat bermanfaat untuk membekali ilmu agama kepada setiap generasi muda," katanya di sela-sela monitoring dan evaluasi BABM di Meunasah Gampong Lampuuk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Senin malam.
Ia menjelaskan sejak program tersebut dibuka oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada 8 November 2012 lalu, Program BABM telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus di Aceh Besar.
"Alhamdulillah anak-anak di Aceh Besar sangat bersemangat untuk belajar mengaji dan ilmu agama," katanya.
Ia mengatakan program tersebut juga bertujuan untuk membebaskan buta huruf membaca dan menulis huruf Al Quran bagi anak usia sekolah dan masyarakat di Aceh Besar.
"Program ini juga bertujuan untukÿ meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan membaca dan menulis huruf Al Quran sejak dini, serta menanamkan kecintaan terhadap Al Quran," katanya.
Menurutnya sasaran dari program tersebut adalah anak usia 6 sampai 15 tahun atau anak kelas 1 SD sampai dengan kelas 3 SMP/sederajat.
Dalam kegiatan monitoring BABM tersebut, Bupati Aceh Besar turut didampingi unsur Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab kabupaten setempat.
Sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Besar H Syamsulrizal juga telah melakukan Monev BABM di Gampong Meunasah Beutong, Kecamatan Lhoknga dan Sekdakab Aceh Besar H Jailani Ahmad MM melakukan monitoring di Gampong Lhok Baroh Kecamatan Lembah Seulawah.
Pewarta: Pewarta : Muhammd IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.