Suka Makmue (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menggelar pasar murah dalam rangka bulan suci Ramadhan dan menyambut lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah yang meliputi di 17 lokasi, untuk membantu masyarakat kurang mampu memproleh bahan kebutuhan pokok.
Pasar murah tersebut secera simbolis dibuka oleh Bupati Nagan Raya H T Zulkarnaini di terminal terpadu Gampong Ujong Fatihah Kecamatan Kuala, Selasa, yang akan berlangsung selama 15 hari ke depan.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Perkoperasian (Disperindagkop) Nagan Raya Teuku Kamaruddin menyatakan, pelaksanaan kegiatan pasar murah meliputi 17 titik yang tersebar dalam 10 kecamatan, guna mendapatkan sembako dengan harga murah.
Adapun bahan pokok yang dijual di pasar murah tersebut antara lain minyak goreng 26.000 liter, gula pasir 26.000 Kg, telur ayam 100.000 butir, tepung terigu 10.000 Kg, sirup 26.000 botol, serta 1.120 tabung gas elpiji 3 Kg.
Kamaruddin mengatakan, tujuan dilakukan pasar murah untuk keikutsertaan pemerintah daerah dalam membantu serta meringankan beban masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok sehari-hari, pasalnya dengan tingginya permintaan kebutuhan pokok dalam bulan Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri membuat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sehingga masyarakat kewalahan dalam memperoleh barang pokok tersebut.
Kamaruddin menambahkan, harga bahan pokok di pasar murah tersebut jauh lebih beda dengan harga di pasar lainnya, karena pemerintah telah melakukan subsidi dengan harga lebih murah dari pasar, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan barang tersebut dalam menghadapi hari raya.
Harga barang pokok jauh lebih murah dengan harga di pasaran karena sudah disubsidikan oleh pemerintah diantaranya, gula pasir Rp12.000/Kg, minyak goreng Rp8.500/liter, telur 1.000/butir, tepung terigu Rp7.500/Kg, sirup 15.000/botol, dan gas elpiji 3 Kg Rp16.000/tabung.
Bupati Zulkarnaini mengatakan, dengan kegiatan pasar murah tersebut diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga mampu untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraannya.
Selanjutnya, ia juga menambahkan, kegiatan pasar murah ini setiap tahun dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah secara langsung terhadap masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok, khususnya dalam bulan suci Ramadhan serta menjelang hari raya Idul Fitri.
Selain itu, Zulkarnaini mengharapkan, pelaksanaan pasar murah agar dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam memperoleh barang barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Adapun 17 titik lokasi pasar murah tersebut antara lain, Kecamatan Kuala di Gampong (desa) Ujong Fatihah, Simpang Peut dan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Seunagan Timur di Gampong Keude Linteung dan Gampong Blang Ara Keude, Kecamatan Darul Makmur di Alue Bilie, Panton Bayu dan Serbajadi.
Kemudian di Kecamatan Tadu Raya di Alue Bata dan Cot Mee, Kecamatan Kuala Pesisir di Purwodadi dan Padang Rubek, Kecamtan Seunagan di Gampong Kulu, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang di Kuta Teungeuh, Kecamatan Tripa Makmue di Lung Kubeu Jagat, Kecamatan Beutong di Keude Seumot serta, Kecamatan Suka Makmue di Gampong Lung Baroe.
Pasar murah tersebut secera simbolis dibuka oleh Bupati Nagan Raya H T Zulkarnaini di terminal terpadu Gampong Ujong Fatihah Kecamatan Kuala, Selasa, yang akan berlangsung selama 15 hari ke depan.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Perkoperasian (Disperindagkop) Nagan Raya Teuku Kamaruddin menyatakan, pelaksanaan kegiatan pasar murah meliputi 17 titik yang tersebar dalam 10 kecamatan, guna mendapatkan sembako dengan harga murah.
Adapun bahan pokok yang dijual di pasar murah tersebut antara lain minyak goreng 26.000 liter, gula pasir 26.000 Kg, telur ayam 100.000 butir, tepung terigu 10.000 Kg, sirup 26.000 botol, serta 1.120 tabung gas elpiji 3 Kg.
Kamaruddin mengatakan, tujuan dilakukan pasar murah untuk keikutsertaan pemerintah daerah dalam membantu serta meringankan beban masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok sehari-hari, pasalnya dengan tingginya permintaan kebutuhan pokok dalam bulan Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri membuat harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sehingga masyarakat kewalahan dalam memperoleh barang pokok tersebut.
Kamaruddin menambahkan, harga bahan pokok di pasar murah tersebut jauh lebih beda dengan harga di pasar lainnya, karena pemerintah telah melakukan subsidi dengan harga lebih murah dari pasar, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan barang tersebut dalam menghadapi hari raya.
Harga barang pokok jauh lebih murah dengan harga di pasaran karena sudah disubsidikan oleh pemerintah diantaranya, gula pasir Rp12.000/Kg, minyak goreng Rp8.500/liter, telur 1.000/butir, tepung terigu Rp7.500/Kg, sirup 15.000/botol, dan gas elpiji 3 Kg Rp16.000/tabung.
Bupati Zulkarnaini mengatakan, dengan kegiatan pasar murah tersebut diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga mampu untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraannya.
Selanjutnya, ia juga menambahkan, kegiatan pasar murah ini setiap tahun dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah secara langsung terhadap masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok, khususnya dalam bulan suci Ramadhan serta menjelang hari raya Idul Fitri.
Selain itu, Zulkarnaini mengharapkan, pelaksanaan pasar murah agar dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam memperoleh barang barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Adapun 17 titik lokasi pasar murah tersebut antara lain, Kecamatan Kuala di Gampong (desa) Ujong Fatihah, Simpang Peut dan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Seunagan Timur di Gampong Keude Linteung dan Gampong Blang Ara Keude, Kecamatan Darul Makmur di Alue Bilie, Panton Bayu dan Serbajadi.
Kemudian di Kecamatan Tadu Raya di Alue Bata dan Cot Mee, Kecamatan Kuala Pesisir di Purwodadi dan Padang Rubek, Kecamtan Seunagan di Gampong Kulu, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang di Kuta Teungeuh, Kecamatan Tripa Makmue di Lung Kubeu Jagat, Kecamatan Beutong di Keude Seumot serta, Kecamatan Suka Makmue di Gampong Lung Baroe.
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.