Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Trengganu, Malaysia, dalam bidang pendidikan.

Kerja sama tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal dan Rektor UniSZA Prof Datuk Dr Yahaya Ibrahim di Darussalam, Banda Aceh, Rabu.

"Kerja sama dengan Universitas Kerajaan Malaysia ini merupakan awal dari kemajuan peradaban pendidikan, terutama pendidikan Islam, mengingat UniSZA berlatar kampus Islam," kata Samsul Rizal.

Ia menyatakan, pihaknya berharap ada kerja sama lanjutan yang dapat diwujudkan oleh kedua kampus tersebut di masa mendatang.

"Selama ini Unsyiah sudah kerap menjalin kerja sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) seperti join seminar setiap tahun. Selain itu, ada juga kerja sama berupa konsorsium ilmu pendidikan dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia. Rencananya juga bakal ada konsorsium ekonomi dengan UKM," katanya.

Sementara itu, Prof Yahaya mengaku UniSZA saat ini merupakan salah satu kampus favorit yang terletak di Pantai Timur Semenanjung Malaysia, di mana mahasiswa di UniSZA berasal dari multi etnis, bahkan ada mahasiswa dari luar negeri seperti Kazakhstan dan beberapa negara ASEAN.

"Letak kampus UniSZA hampir sama dengan Aceh, karena di apit oleh lautan. Jadi, penghasilan terbesar masyarakat Trengganu berasal dari sektor perikanan," kata Guru Besar dari UKM tersebut.

Ia menyebutkan jumlah mahasiswa di UniSZA sekarang berkisar 9.000 orang dan pada tahun berikutnya akan bertambah menjadi 10.000 orang. Sementara jumlah mahasiswa Unsyiah saat ini berjumlah sekitar 35.000 orang, termasuk mahasiswa yang mengambil program magister dan doktor.

Ia menambahkan, pelajar dari Palestina dapat berkuliah gratis di UniSZA tanpa dipungut biaya apapun.

"Kami ingin membantu seluruh pelajar di seluruh penjuru dunia. Kolaborasi dengan Unsyiah ini juga bagian dari itu," tambahnya.

"Kami masih membutuhkan tenaga pengajar untuk bidang farmasi dan medis, karena program studi ini masih baru, jadi kami membutuhkan tenaga pengajarnya. Apabila ada dosen Unsyiah yang ingin mengabdi di sana, maka kami persilahkan," katanya.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026