Meulaboh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengusulkan rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten 2015 senilai Rp1,2 triliun mengalami peningkatan dari rencana sebelumnya.

Bupati Aceh Barat H T Alaidinsyah di Meulaboh, Kamis mengatakan pada APBK-P 2015 pihaknya merencanakan pendapatan menjadi Rp1,1 triliun terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp127 miliar, dana perimbangan Rp680 miliar dan pendapatan lain-lain Rp315 miliar.

"Dari pendapatan mengalami peningkatan 8,91 persen dari sebelumnya diusulkan Rp1,031 triliun, maka itu pada perubahan APBK 2015 belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,2 triliun," imbuhnya.

Hal itu disampaikan dalam sambutan tertulisnya pada pembukaan rapat paripurna ke-IV DPRK Aceh Barat dalam rangka pembahasan dan penetapan rancangan qanun tentang APBK perubahan 2015 di aula gedung utama DPRK setempat yang dihadiri seluruh kepala SKPK.

Alaidinsyah menjelaskan, perubahan tersebut didasari kebijakan umum anggaran dan pendapatan plafon anggaran sementara perubahan yang telah dilakukan pembahasan bersama.

Terdapat beberapa kebijakan yang dijadikan indikator perubahan anggaran, seperti penyesuain gaji PNS Daerah, pemberlakuan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan adanya penambahan serta pergeseran anggaran unit instansi.

"Beberapa kebijakan yang dijadikan indikator perubahan anggaran sesuai hasil kesepakatan pembahasan. Kami optimis roda pemerintahan dapat berjalan efektif dalam kondisi stabil," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, perubahan kebijakan pembiayaan daerah terjadi pada jenis penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari SILPA tahun anggaran 2014 sebelum perubahan berjumlah Rp35,7 miliar, setelah perubahan menjadi Rp130 miliar atau setara peningkatan 263 persen.

Alaidinsyah mengatakan, walaupun secara keseluruhan rancangan perubahan APBK Aceh Barat 2015 mengalami peningkatan, namun tetap saja belum mampu menampung seluruh tuntutan pembangunan seperti diharapkan.

Menurut dia hal itu karena pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan tuntutan pembangunan yang harus dilaksanakan, karenanya sangat diperlukan kesungungan dan kerja keras yang lebih ekstra dari segenap unsur.

"Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik, saling koordinasi, saling mengingatkan serta adanya kesamaan persepsi insyallah terwujudnya Aceh Barat yang makmur, sehat dan berwawasan secara bertahap," katanya menambahkan.



Pewarta: Pewarta : Anwar
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026