Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Koalisi partai politik di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, terus bertambah, sebagai upaya untuk menyatukan ide para calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung pada Pemilihan kepala daerah tahun 2017.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Aceh Utara Muttaqin di Lhokseumawe, Sabtu mengatakan, koalisi tersebut semakin kuat dan telah ada partai lain yang telah menyatakan diri untuk bergabung.

"Alhamdulillah koalisi ini semakin kuat dan sudah ada partai lainnya yang menyatakan untuk bergabung, semoga parta-partai lain yang belum bergabung bisa ikut bersama dalam koalisi ini," ujar Muttaqin.

Muttaqin menambahkan, pada pertemuan yang diselenggarakan pada tanggal 14 Oktober 2015 hanya dihadiri oleh lima partai, yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN) dan satu partai politik lokal Partai Nasional Aceh (PNA).

Namun pada pertemuan selanjutnya telah ada dua partai politik yang menyatakan diri untuk bergabung, yaitu Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrat, sehingga semua menjadi 20 kursi di DPRD Aceh Utara.

"Kita sangat berharap koalisi ini menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dan termasuk di tingkat provinsi, sehingga pencalonan kepala daerah hanya dua paket saja," tutur Muttaqin.

Tambahnya, koalisi tersebut juga sudah membahas tentang siapa sosok yang akan diusung untuk menjadi calon kepala daerah nantinya, calon tersebut bisa saja dari kalangan internal partai dan  dari pihak luar.

Hal tersebut dilakukan untuk mempertimbangkan beberapa kriteria, karena calon yang akan diusung tersebut harus benar-benar seperti keinginan rakyat, sehingga dalam bekerja mampu menjawab segala persoalan rakyat.

"Mengenai siapa nama calon kepala daerah tersebut masih belum bisa kami katakan, karena masih ada hal-hal yang dipertimbangkan dan nantinya juga akan dilakukan survei terhadap calon tersebut, apakah rakyat berkehendak atau tidak," kata Muttaqin.



Pewarta: Pewarta : Mukhlis
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026