Blangpidie (ANTARA Aceh) - Kesebelasan Kecamatan Kuala Batee, berhasil meraih uang tunai sebesar Rp. 100 juta pada turnamen bola kaki bupati Aceh Barat Daya cup tahun 2015, karena telah mendapat juara pertama dalam pertandingan.
Sedangkan juara kedua dengan nilai uang tunai sebesar Rp. 50 juta berhasil di raih oleh tim kesebelasan Kecamatan Susoh pada turnamen yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda Olah Raga (Budparpora), Abdya selama 24 kali pertemuan.
Turnamen sepak bola yang berakhir Sabtu (14/11) dengan total hadiah sebesar Rp. 200 juta tersebut diikuti oleh 10 keseblasan yang terdiri dari tiap-tiap kecamatan dalam kabupaten Abdya.
Penyerahan bonus dan tropi bagi pemenang juara pertama dan juara kedua dilakukan langsung oleh Bupati Jupri Hassannuddin, ketua DPRK, Zulkifli Isa dan Kapolres Abdya AKBP Hariayadi diwakili Kabag Ops Kompol Muslim.
Dalam penyerahan hadiah tersebut, bupati Abdya Jupri Hassannuddin mengalungkan satu persatu mendali kepada pemain kesebelasan Kuala Batee selaku juara pertama dan kepada seluruh pemain kecamatan Susoh, selaku pemenang kedua termasuk kepada pelatih dan tim manager.
Untuk juara pertama, bupati Jupri Hassannuddin memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp. 100 juta, sedangkan untuk pemenang kedua berjumlah Rp. 50 juta, plus tropi dan mendali kepada tiap-tiap pemain.
Sedangkan juara ke tiga di raih oleh Kecamatan Lembah Sabil dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 25 juta, dan juara ke empat sebanyak Rp. 15 juta di raih oleh Kecamatan Tangan-Tangan.
''Kalau untuk top scor ada juga Rp. 5 juta, itu di raih oleh Dian pemain asal kesebelasan kecamatan Lembah Sabil,'' kata, Reza Muliady, ketua panitia pelaksana turnamen bola kaki bupati Abdya cup.
Reza mengatakan, bahwa, turnamen bola kaki bupati Abdya cup dengan total hadiah Rp. 200 juta tersebut di selengarakan selama 24 kali pertandingan yang diikuti 10 tim dan berlangsung dilapangan Persada, Blangpidie.
''Jadi, semua anggaran dan hadiah itu sumber dananya dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2015 melalui dinas Budaya, Pariwisata dan Pemuda olah Raga, Abdya,'' katanya
Dia menjelaskan, 10 tim kesebelasan yang telah mengikuti turnamnen bola kaki bupati Abdya cup tersebut, masing-masing, satu tim dari perwakilan Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-Tangan, Setia, Blangpidie, Susoh, Jumpa, Kuala Batee, Babahrot dan satu lagi tim Persada U 18.
Ditambahkan lagi, sangking serunya pertandingan yang di laksanakan selama 24 kali pertemuan tersebut selalu di padati oleh ribuan penonton yang datang dari berbagai pelosok desa termasuk dari luar kabupaten Abdya.
''Pada hari terakhir, sekitar 3 ribu penonton tumpah ruah memadati lapangan persada ini untuk menyaksikan turnamen bola kaki bupati Abdya cup ini. Alahmdulillah dari pertama hingga akhir berjalan aman dan sukses,'' katanya
Pada hari terakhir turnamen, tambah dia, pertandingan antara kesebelsan Kecamatan Kuala Batee dan Susoh, di saksikan oleh Bupati Jupri Hassannuddin, Wakapolres Abdya, Wahyudi Sabara, ketua DPRK Zulkifli Isa, para kepala kepala SKPK dan ribuan masyarakat kaum pria dan wanita.
Sedangkan juara kedua dengan nilai uang tunai sebesar Rp. 50 juta berhasil di raih oleh tim kesebelasan Kecamatan Susoh pada turnamen yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda Olah Raga (Budparpora), Abdya selama 24 kali pertemuan.
Turnamen sepak bola yang berakhir Sabtu (14/11) dengan total hadiah sebesar Rp. 200 juta tersebut diikuti oleh 10 keseblasan yang terdiri dari tiap-tiap kecamatan dalam kabupaten Abdya.
Penyerahan bonus dan tropi bagi pemenang juara pertama dan juara kedua dilakukan langsung oleh Bupati Jupri Hassannuddin, ketua DPRK, Zulkifli Isa dan Kapolres Abdya AKBP Hariayadi diwakili Kabag Ops Kompol Muslim.
Dalam penyerahan hadiah tersebut, bupati Abdya Jupri Hassannuddin mengalungkan satu persatu mendali kepada pemain kesebelasan Kuala Batee selaku juara pertama dan kepada seluruh pemain kecamatan Susoh, selaku pemenang kedua termasuk kepada pelatih dan tim manager.
Untuk juara pertama, bupati Jupri Hassannuddin memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp. 100 juta, sedangkan untuk pemenang kedua berjumlah Rp. 50 juta, plus tropi dan mendali kepada tiap-tiap pemain.
Sedangkan juara ke tiga di raih oleh Kecamatan Lembah Sabil dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 25 juta, dan juara ke empat sebanyak Rp. 15 juta di raih oleh Kecamatan Tangan-Tangan.
''Kalau untuk top scor ada juga Rp. 5 juta, itu di raih oleh Dian pemain asal kesebelasan kecamatan Lembah Sabil,'' kata, Reza Muliady, ketua panitia pelaksana turnamen bola kaki bupati Abdya cup.
Reza mengatakan, bahwa, turnamen bola kaki bupati Abdya cup dengan total hadiah Rp. 200 juta tersebut di selengarakan selama 24 kali pertandingan yang diikuti 10 tim dan berlangsung dilapangan Persada, Blangpidie.
''Jadi, semua anggaran dan hadiah itu sumber dananya dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2015 melalui dinas Budaya, Pariwisata dan Pemuda olah Raga, Abdya,'' katanya
Dia menjelaskan, 10 tim kesebelasan yang telah mengikuti turnamnen bola kaki bupati Abdya cup tersebut, masing-masing, satu tim dari perwakilan Kecamatan Lembah Sabil, Manggeng, Tangan-Tangan, Setia, Blangpidie, Susoh, Jumpa, Kuala Batee, Babahrot dan satu lagi tim Persada U 18.
Ditambahkan lagi, sangking serunya pertandingan yang di laksanakan selama 24 kali pertemuan tersebut selalu di padati oleh ribuan penonton yang datang dari berbagai pelosok desa termasuk dari luar kabupaten Abdya.
''Pada hari terakhir, sekitar 3 ribu penonton tumpah ruah memadati lapangan persada ini untuk menyaksikan turnamen bola kaki bupati Abdya cup ini. Alahmdulillah dari pertama hingga akhir berjalan aman dan sukses,'' katanya
Pada hari terakhir turnamen, tambah dia, pertandingan antara kesebelsan Kecamatan Kuala Batee dan Susoh, di saksikan oleh Bupati Jupri Hassannuddin, Wakapolres Abdya, Wahyudi Sabara, ketua DPRK Zulkifli Isa, para kepala kepala SKPK dan ribuan masyarakat kaum pria dan wanita.
Pewarta: Pewarta : SuprianUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.