Meulaboh (ANTARA Aceh) - Kalangan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-70 2015 dengan menyerahkan bingkisan sebagai tanda terimakasih.
Nyak Alazwansyah siswa Kelas III IPA program Boarding School MAN 1 Meulaboh, di Meulaboh Rabu berpesan agar guru mereka meningkatkan kesabaran menghadapi siswa dalam setiap aktivitas belajar mengajar.
"Sebelum itu kami menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada guru yang selama ini sudah bersabar mendidik kami dan kami berharap kedepan ibu maupun bapak guru lebih bersabar menghadapi kami," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan disela-sela berpose bersama dan sekaligus memasang spanduk "Selamat Hari Guru ke-70" di depan pagar sekolah MAN 1 Meulaboh.
Kalangan siswa ini menyadari dalam keseharian di sekolah terkadang berprilaku tidak disukai atau membandel sehingga membuat guru-guru marah dan emosi sampai menangis.
Berbagai agenda kegiatan juga diikuti oleh para guru-guru mereka dalam sekolah, kegiatan ini dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan HGN yang hari puncaknya diperingati secara nasional jatuh setiap tanggal 25 November.
Azwansyah mengatakan, diakui atau tidak pelajar setingkat SMA dan sederat memasuki masa-masa remaja yang susah diatur, baik oleh orang tua maupun guru di sekolah, kondisi tersebut tentunya terjadi bukan hanya di Aceh Barat.
"Guru-guru kami janganlah cepat kali nagis, masa-masa SMA adalah masa sangat rentan bandel-bandelnya kita, jadi guru harus bisa hidup dalam masa kami dengan saling mengerti antara kita," sebutnya.
Nyak Alazwansyah yang didampinggi sejumlah rekan sejawatnya mengatakan, perhatian pemerintah terhadap guru-guru sangatlah perlu dan harus ditingkatkan, bukan hanya bersifat material tapi juga pembekalan seperti seminar dan sebagainya.
Banyak jasa guru yang tidak dapat dilukiskan dengan tinta untuk disampaikan sebab kata Azwansyah, selain memberikan ilmu pelajaran di sekolah guru adalah orang tua mereka yang memberikan contoh teladan yang baik untuk diikuti.
Karena itu apapun yang diajarkan dan dipercontohkan menjadi prilaku mereka untuk dimasa mendatang, keberhasilan dalam meraih cita-cita tidak terlepas dari peran guru sejak dari Taman Kanak-Kanak sampai SMA dan sederajat.
"Selain memberikan ilmu tapi juga guru menanamkan ahklak yang dipercontohkan secara pribadi kepada kami sangat banyak, "terpujilah wahai guruku, namamu selalu dihati jasamu tiada tara," katanya meniru sebait puisi menambahkan.
Sementara para pelajar di Banda Aceh juga menyampaikan selamat kepada guru dengan pemasangan papan bunga di depan sekolah mereka.
Nyak Alazwansyah siswa Kelas III IPA program Boarding School MAN 1 Meulaboh, di Meulaboh Rabu berpesan agar guru mereka meningkatkan kesabaran menghadapi siswa dalam setiap aktivitas belajar mengajar.
"Sebelum itu kami menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada guru yang selama ini sudah bersabar mendidik kami dan kami berharap kedepan ibu maupun bapak guru lebih bersabar menghadapi kami," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan disela-sela berpose bersama dan sekaligus memasang spanduk "Selamat Hari Guru ke-70" di depan pagar sekolah MAN 1 Meulaboh.
Kalangan siswa ini menyadari dalam keseharian di sekolah terkadang berprilaku tidak disukai atau membandel sehingga membuat guru-guru marah dan emosi sampai menangis.
Berbagai agenda kegiatan juga diikuti oleh para guru-guru mereka dalam sekolah, kegiatan ini dimaksudkan untuk memeriahkan peringatan HGN yang hari puncaknya diperingati secara nasional jatuh setiap tanggal 25 November.
Azwansyah mengatakan, diakui atau tidak pelajar setingkat SMA dan sederat memasuki masa-masa remaja yang susah diatur, baik oleh orang tua maupun guru di sekolah, kondisi tersebut tentunya terjadi bukan hanya di Aceh Barat.
"Guru-guru kami janganlah cepat kali nagis, masa-masa SMA adalah masa sangat rentan bandel-bandelnya kita, jadi guru harus bisa hidup dalam masa kami dengan saling mengerti antara kita," sebutnya.
Nyak Alazwansyah yang didampinggi sejumlah rekan sejawatnya mengatakan, perhatian pemerintah terhadap guru-guru sangatlah perlu dan harus ditingkatkan, bukan hanya bersifat material tapi juga pembekalan seperti seminar dan sebagainya.
Banyak jasa guru yang tidak dapat dilukiskan dengan tinta untuk disampaikan sebab kata Azwansyah, selain memberikan ilmu pelajaran di sekolah guru adalah orang tua mereka yang memberikan contoh teladan yang baik untuk diikuti.
Karena itu apapun yang diajarkan dan dipercontohkan menjadi prilaku mereka untuk dimasa mendatang, keberhasilan dalam meraih cita-cita tidak terlepas dari peran guru sejak dari Taman Kanak-Kanak sampai SMA dan sederajat.
"Selain memberikan ilmu tapi juga guru menanamkan ahklak yang dipercontohkan secara pribadi kepada kami sangat banyak, "terpujilah wahai guruku, namamu selalu dihati jasamu tiada tara," katanya meniru sebait puisi menambahkan.
Sementara para pelajar di Banda Aceh juga menyampaikan selamat kepada guru dengan pemasangan papan bunga di depan sekolah mereka.
Pewarta: Pewarta : AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.