Blangpidie (ANTARA Aceh) - Aceh Barat Daya (Abdya) satu-satunya Kabupaten di provinsi Aceh, pada akhir tahun 2015 ini memperoleh Award Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia dari Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Kepala Bagian Humas Pemkab Abdya, Zal Supran, di Jakarta, yang di hubungi dari Blangpidie, Jumat, mengatakan, penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoly kepada Bupati Jupri Hassannuddin.
Kata Supran, proses penyerahan Award Kabupaten tersebut berlangsung di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, di Jakarta usai Sholat Jumat.
Kata dia, usai menyerahkan Award, Menteri Hukum dan HAM, Yasoma Laoly mengharapakan agar para kepala daerah yang menerima penghargaan, baik Gubernur, Bupati dan Walikota untuk lebih terdorong lagi menghormati, memenuhi hak dan melindungi warganya.
''Predikat tersebut haruslah dirasakan mamfaatnya bagi masyarakat,'' kata Menteri Hukum dan HAM RI dalam pers rilis yang dikirimkan oleh kabag Humas Abdya.
Dalam pers rilis itu juga disebutkan, anugrah yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk Kabupaten dan Kota di Indonesia khusus yang peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan dasar warganya, seperti pelayanan publik sebagai bahagian dari Hak Asasi Manusia.
Selanjutnya, Indikator penilaian Kabupaten dan Kota peduli HAM meliputi hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman dan hak perempuan.
Kemudian, Dasar penilaian Kabupaten dan Kota peduli HAM, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM, Nomor 25 Tahun 2013 Tentang perubahan atas Permenkumham Nomor 11 Tahun 2013 tentang kriteria Kabupaten-Kota peduli HAM.
Bupati Jupri Hassannuddin saat dihubungi, mengatakan, Penghargaan yang diberikan oleh Menkumham ini merupakan dari hasil penilaian Kementrian pada tahun 2014 lalu.
''Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat atas berbagai upaya dan kerja keras kita semua,'' Kata Bupati Abdya.
Sebagaimana yang telah di ingatkan Menteri, Bupati juga meminta agar seluruh aparatur di Kabupaten Abdya untuk lebih giat lagi dalam bekerja, mengupayakan hak-hak dasar rakyat agar, apreasiasi pemerintah pusat tersebut menjadi lebih bermakna.
''Penghargaan ini bukanlah tujuan kita, akan tetapi kita terima sebagai penyemangat, terutama untuk masa depan Kabupaten Abdya,'' katanya
Jupri Hassannuddin juga menyatakan, penghargaan yang diterimanya tersebut tidak terlepas dari peran seluruh masyarakat Abdya.
''Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari puncak peringatan hari HAM se-Dunia tahun 2015 yang diselenggarakan Jumat pagi di Istana Presiden,'' Demikian Jupri Hassannuddin.
Kepala Bagian Humas Pemkab Abdya, Zal Supran, di Jakarta, yang di hubungi dari Blangpidie, Jumat, mengatakan, penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoly kepada Bupati Jupri Hassannuddin.
Kata Supran, proses penyerahan Award Kabupaten tersebut berlangsung di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, di Jakarta usai Sholat Jumat.
Kata dia, usai menyerahkan Award, Menteri Hukum dan HAM, Yasoma Laoly mengharapakan agar para kepala daerah yang menerima penghargaan, baik Gubernur, Bupati dan Walikota untuk lebih terdorong lagi menghormati, memenuhi hak dan melindungi warganya.
''Predikat tersebut haruslah dirasakan mamfaatnya bagi masyarakat,'' kata Menteri Hukum dan HAM RI dalam pers rilis yang dikirimkan oleh kabag Humas Abdya.
Dalam pers rilis itu juga disebutkan, anugrah yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk Kabupaten dan Kota di Indonesia khusus yang peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan dasar warganya, seperti pelayanan publik sebagai bahagian dari Hak Asasi Manusia.
Selanjutnya, Indikator penilaian Kabupaten dan Kota peduli HAM meliputi hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman dan hak perempuan.
Kemudian, Dasar penilaian Kabupaten dan Kota peduli HAM, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM, Nomor 25 Tahun 2013 Tentang perubahan atas Permenkumham Nomor 11 Tahun 2013 tentang kriteria Kabupaten-Kota peduli HAM.
Bupati Jupri Hassannuddin saat dihubungi, mengatakan, Penghargaan yang diberikan oleh Menkumham ini merupakan dari hasil penilaian Kementrian pada tahun 2014 lalu.
''Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat atas berbagai upaya dan kerja keras kita semua,'' Kata Bupati Abdya.
Sebagaimana yang telah di ingatkan Menteri, Bupati juga meminta agar seluruh aparatur di Kabupaten Abdya untuk lebih giat lagi dalam bekerja, mengupayakan hak-hak dasar rakyat agar, apreasiasi pemerintah pusat tersebut menjadi lebih bermakna.
''Penghargaan ini bukanlah tujuan kita, akan tetapi kita terima sebagai penyemangat, terutama untuk masa depan Kabupaten Abdya,'' katanya
Jupri Hassannuddin juga menyatakan, penghargaan yang diterimanya tersebut tidak terlepas dari peran seluruh masyarakat Abdya.
''Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari puncak peringatan hari HAM se-Dunia tahun 2015 yang diselenggarakan Jumat pagi di Istana Presiden,'' Demikian Jupri Hassannuddin.
Pewarta: Pewarta : SuprianUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.