Subulussalam (ANTARA Aceh) - Rumah-rumah penduduk di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, terendam banjir, menyusul hujan lebat yang melanda wilayah itu sejak Sabtu (12/12), sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Souraya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sublussalam, Kasman di Subulussalam, Minggu mengatakan, akibat banjir, dua unit rumah warga di Desa Danau Teras, Kecamatan Simpang Kiri dan tiga mobil jenis Avanza  hanyut dan tenggelam dibawa arus yang sangat deras.

Namun, musibah banjir bandang besar tersebut tidak ada korban jiwa, katanya.

Kasman mengatakan, semua korban yang sempat hanyut dibawa arus banjir berhasil dievakuasi oleh tim gabungan melibatkan TNI, Polri, SAR dan masyarakat setempat dengan menggunakan perahu karet.

"Alhamdulillah mereka selamat semua, berkat bantuan tim dan bantuan masyarakat," kata Kasman yang mengaku sampai pagi berada di lokasi banjir.

Ia mengatakan, ketiga mobil yang terjebak banjir tersebut semuanya berasal dari luar daerah. Mereka diduga tidak paham medan jalan di daerah itu yang sering sekali banjir apabila hujan deras melanda.

Ia menjelaskan, banjir  terjadi sejak pukul 23.00 WIB Sabtu malam itu juga mengakibatkan arus lalu lintas Subulussalam-Tapaktuan lumpuh total.

"Ketinggian air bayangkan saja mobil sampai tenggelam dan rumah hanyut," ujarnya.

Selain musibah banjir, kata Kasman hujan deras melanda Kota Subulussalam juga mengakibatkan longsor terjadi di kawasan Lai Ikan, Kecamatan Penanggalan, hingga menyebabkan arus lalu lintas sejak tadi malam sampai pagi lumpuh total.

Kapolsek Penanggalan AKP Muhammad Is yang hubungi mengatakan, arus lalu lintas Subulussalam-Medan (Sumut) sudah bisa dilalui sejak Minggu pagi ini setelah tanah longsor dan kayu yang sempat menimbun jalan berhasil dibersihkan dengan menggunakan  alat berat dan warga setempat.

Sementara di Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat dilaporkan air kembali naik dan merendam ruas jalan Subulussalam-Tapaktuan (Kabupaten Aceh Selatan) hingga mencapai selutut orang dewasa.

"Sekarang airnya naik lagi ke jalan dan sangat deras, mobil kalau tetap dipaksakan melintas bisa terbawa arus," kata Camat Sultan Daulat Khairunnas.



Pewarta: Pewarta : Sudirman
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026