Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pengurus dan kader Partai Golkar Kota Banda Aceh diminta harus tetap solid, terutama dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.

"Kami minta pengurus dan kader Partai Golkar di Kota Banda Aceh harus tetap solid. Apalagi pesta demokrasi pemilihan kepala daerah sudah dekat," kata Ketua DPD Partai Golkar Aceh M Yusuf Ishak di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan M Yusuf Ishak pada Musyawarah Daerah (Musda) IX Partai Golkar Banda Aceh. Musyawarah tersebut digelar di Aula DPD Partai Golkar di Banda Aceh.

Musyawarah daerah tersebut turut dihadiri para pengurus partai berlambang beringin itu, baik di tingkat kota maupun kecamatan se kota Banda Aceh. Musyawarah juga dihadiri beberapa pengurus partai lainnya.

M Yusuf mengatakan, pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh berlangsung Februari 2017. Namun, tahapannya dimulai beberapa bulan ke depan.

Oleh karena itu, sebut dia, pengurus dan kader partai harus tetap solid, tidak berkelompok-kelompok. Kalau berkelompok, partai akan hancur dan tidak ada lagi dukungan masyarakat.

"Pilkada merupakan agenda penting Partai Golkar. Karena itu, agenda penting ini harus sukses. Kalau ingin sukses, maka pengurus dan kader partai harus solid, bersatu demi meraih dukungan rakyat," kata dia.

Menyangkut kandidat kepala daerah yang diusung, tergantung pengurus maupun kader. Kalau Partai Golkar Banda Aceh memiliki kader yang diusung sebagai wali kota ataupun wakil wali kota, mengapa tidak dicalonkan.

"Yang penting dalam mengusung calon harus kompak. Jangan berkelompok-kelompok. Karena itu, mari kita bersatu membangun Partai Golkar di Kota Banda Aceh," kata M Yusuf Ishak.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengatakan, Partai Golkar telah memberi peran dalam membangun ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

"Karena itu, kami berharap peran ini dilakukan terus menerus. Kami juga berharap dalam musda ini melahirkan kebijakan strategis dalam membangun Kota Banda Aceh," kata dia.

Zainal Arifin menyebutkan, Partai Golkar dan partai lainnya telah memberikan warna bagi demokrasi di Kota Banda Aceh. Dan demokrasi ini harus berlangsung dengan baik, sehingga tidak melahirkan konflik yang mengganggu masyarakat.

"Kami berharap Partai Golkar dan partai lainnya bersinergi membangun demokrasi Kota Banda Aceh agar menjadi lebih baik lagi. Selain itu, kami juga berharap Partai Golkar memberikan kontribusi dalam pembangunan di daerah ini," kata Zainal Arifin.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026