Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Puluhan polisi dari berbagai satuan kerja dan satuan wilayah di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ.

Kapolda Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan, MTQ diikuti 75 peserta dari satuan kerja dan satuan wilayah di lingkungan kepolisian daerah Aceh.

"Ada 75 peserta dari satuan kerja di lingkungan Polda Aceh dan satuan wilayah di jajaran kepolisian resor yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Provinsi  Aceh," ungkap Kapolda.

Kapolda mengatakan, MTQ digelar sebagai bagian dari implementasi  mental. Dengan MTQ diharapkan mampu meningkatkan imam dan takwa dan imam guna mendukung pelaksanaan tugas.

Menurut Kapolda, personel polisi yang bertugas di Aceh dituntut mampu membaca Al Quran karena daerah ini dijuluki Serambi Mekkah.

"Karena itu, personel kepolisian harus mampu menampilkan potensi di tengah masyarakat, seperti mampu membaca Al Quran," kata Husein Hamidi.

Kapolda meminta seluruh peserta tampil maksimal serta bersaing dengan sehat sehingga mampu meraih prestasi terbaik di ajang MTQ di lingkungan Kepolisian Daerah Aceh.

Selain MTQ, Kapolda Aceh mengajak seluruh masyarakat Aceh mengikuti shalat subuh berjamaah serta zikir bersama yang digelar di halaman Mapolda Aceh, Minggu (28/2).

"Shalat Subuh berjamaah dan zikir bersama ini untuk menyatukan masyarakat Aceh. Serta menguatkan masyarakat agar terhindar dari kelompok-kelompok kriminal yang tidak bertanggungjawab," kata dia.

Kapolda mengatakan, Shalat Subuh berjamaah diimami oleh Ustadz Munawir, imam Masjid Raya Banda Aceh. Sedangkan zikir dipandu Buya Amiruddin serta pimpinan Majelis Zikir Aceh Tgk Samunzir bin Husein.

"Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat Aceh. Kami mengajak masyarakat Aceh ikut shalat subuh berjamaah dan zikir bersama," kata Husein Hamidi.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026