Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengundang para pemuda dan pemudi untuk mengikuti pemilihan "Agam dan Inong Duta Wisata" pada akhir Maret 2016 yang nantinya membantu mempromosikan pariwisata di daerah itu.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Selatan Yulizar di Tapaktuan, Selasa mengatakan, panitia telah menyiapkan bonus sebesar Rp24 Juta bagi peserta yang meraih juara I, II, III dan harapan I, II, III.

Tidak hanya itu, pihak sponsor yang berasal dari pengusaha perhotelan di Tapaktuan yang turut mendukung terselenggaranya acara tersebut, juga akan memberikan bonus menginap hotel selama satu malam yakni disaat hari puncak malam penobatan pemenang seleksi Duta Wisata Aceh Selatan.

Selama menginap di hotel ternama di Kota Tapaktuan tersebut, para agam (laki-laki) dan inong (perempuan) yang berhasil keluar sebagai juara I,II dan III, selain menikmati seluruh fasilitas hotel juga akan dihidangkan menu makanan kelas VIP layaknya tamu yang menginap di Super Delux.

"Karena para agam dan inong yang akan terpilih sebagai Duta Wisata Aceh Selatan tersebut bukan muhrim, maka masing-masing hotel akan menyediakan dua kamar Super Delux yakni satu kamar untuk laki-laki dan satu kamar untuk perempuan," papar Yulizar.

Menurutnya, keputusan Pemkab Aceh Selatan dan pihak sponsor menyediakan bonus hadiah tersebut telah berhasil memikat para pemuda dan pemudi di daerah itu untuk ikut menjadi peserta seleksi Duta Wisata tahun 2016.

Buktinya, hingga memasuki hari ke-11 pendaftaran 27 Februari hingga 21 Maret 2016, para pendaftar telah berjumlah sebanyak 7 orang baik yang berasal dari mahasiswa asal Aceh Selatan yang sedang kuliah di Banda Aceh maupun para siswa dan siswi dari beberapa SLTA se Aceh Selatan.

Adapun syarat untuk melamar menjadi peserta seleksi Duta Wisata Aceh Selatan 2016 antara lain adalah laki-laki dan perempuan berusia 18-25 tahun, tinggi badan laki-laki minimal 165 cm dan perempuan minimal 160 cm, beragama Islam, mampu membaca Al-quran, menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

Kemudian, menguasai salah satu atraksi seni budaya daerah baik etnis Aceh, etnis "aneuk jamee" dan etnis "kluet", mampu mempresentasikan masalah kebudayaan tari wisata serta memiliki wawasan umum di bidang politik, sosial, ekonomi dan teknologi, memiliki penampilan dan kepribadian yang menarik, sehat jasmani dan rohani, belum pernah mengikuti pemilihan duta wisata, belum menikah dan tidak terlibat tindak pidana.

Yulizar menambahkan, terhadap pelamar yang memenuhi syarat akan mengikuti proses seleksi di aula Dinas Budparpora Tapaktuan, selama dua hari yakni sejak tanggal 28 hingga 29 Maret 2016.

"Untuk seleksi karakter dan kepribadian kami mengundang khusus salah seorang ahli psikologi di Tapaktuan untuk menjadi dewan juri, sedangkan untuk tes kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, kami mengundang Kepala SMAN 2 Tapaktuan," katanya.

Tes bidang agama oleh pegawai Baitul Mal Aceh Selatan, sedangkan untuk tes bidang pariwisata dan kebudayan langsung melibatkan pegawai Disbudparpora Aceh Selatan, papar Yulizar.

Terhadap peraih gelar juara 1 Agam dan Inong Duta Wisata Aceh Selatan tahun 2016 tersebut, ujar Yulizar, akan dipersiapkan untuk menjadi utusan Kabupaten Aceh Selatan pada ajang pemilihan Agam dan Inong Duta Wisata Provinsi Aceh, yang rencananya akan berlangsung pada bulan Agustus 2016 di Banda Aceh.

"Bupati Aceh Selatan H T Sama Indra sangat bangga atas capaian prestasi Duta Wisata Aceh Selatan yang berhasil keluar sebagai juara III tingkat Provinsi Aceh pada ajang pemilihan Agam dan Inong Duta Wisata Aceh tahun 2015 di Lhokseumawe," katanya.

Dalam ajang pemilihan Duta Wisata Aceh tahun 2016, Bupati mengharapkan kepada utusan Aceh Selatan agar menorehkan prestasi yang lebih baik lagi, bahkan harus berhasil meraih juara I, sehingga mampu membawa nama harum daerah ke level Nasional mewakili Provinsi Aceh, kata Yulizar.



Pewarta: Pewarta : Hendrik
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026